Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bukan Egois, Ini Pentingnya Belajar Mencintai Diri Sendiri

Bukan Egois, Ini Pentingnya Belajar Mencintai Diri Sendiri
Pexels/Matheus Bertelli
Share Article

Menghargai dan peduli kepada orang lain memang merupakan sikap yang baik. Namun, terlalu fokus membahagiakan orang lain hingga melupakan diri sendiri justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental dan emosional.

Tak sedikit orang yang rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan perasaannya demi orang lain. Padahal, tubuh dan pikiran juga membutuhkan perhatian serta kasih sayang dari diri sendiri.

Mencintai diri sendiri bukan berarti egois. Sebaliknya, hal itu penting agar seseorang tetap memiliki keseimbangan hidup dan mampu menjaga kesehatan emosionalnya. Berikut beberapa cara sederhana untuk mulai mencintai diri sendiri tanpa mengabaikan orang lain:

1. Jadikan pendapat orang lain sebagai bagian dari opsi yang akan kamu ambil, bukan mutlak sebagai keputusan akhir yang akan kamu pilih

Pexels/Fauxels
Pexels/Fauxels

Mendengarkan nasihat dari orang tua, sahabat, maupun keluarga adalah bentuk penghargaan kepada mereka. Namun, jangan sampai pendapat orang lain sepenuhnya menentukan jalan hidupmu.

Masukan dari orang lain memang penting, tetapi keputusan akhir tetap harus berdasarkan pertimbangan dan kebutuhan dirimu sendiri. Sebab, hanya kamu yang benar-benar memahami apa yang membuatmu nyaman dan bahagia.

2. Keluar dari kelompok pertemanan yang didalamnya terlalu berlebihan dalam mementingkan kebaikan satu atau beberapa anggotanya saja

Pexels/Andrea Piacquadio
Pexels/Andrea Piacquadio

Lingkungan pertemanan yang sehat seharusnya saling mendukung dan menghargai satu sama lain. Jika kamu terus berada dalam lingkaran yang hanya mementingkan kepentingan segelintir orang, itu bisa menjadi tanda bahwa kamu mengabaikan dirimu sendiri.

Tidak ada salahnya menjaga jarak atau meninggalkan hubungan pertemanan yang membuatmu lelah secara emosional. Langkah ini penting demi menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan diri.

3. Belajar untuk mengatakan tidak

Pexels/Rikki Matsumoto
Pexels/Rikki Matsumoto

Banyak orang merasa tidak enak hati saat menolak permintaan orang lain. Akibatnya, mereka sering memaksakan diri demi menyenangkan orang lain meski sebenarnya merasa keberatan.

Padahal, mengatakan “tidak” bukanlah sikap egois. Justru, memaksakan kehendak kepada orang lain adalah bentuk sikap yang tidak sehat. Karena itu, jangan ragu menolak sesuatu yang membuatmu tidak nyaman atau terbebani.

4. Percaya pada dirimu sendiri

Pexels/Lokman Sevim
Pexels/Lokman Sevim

Tanpa disadari, banyak orang sering merendahkan dirinya sendiri lewat pikiran negatif seperti merasa tidak mampu atau tidak berharga.

Cobalah memperlakukan diri sendiri dengan lebih lembut. Jika kata-kata kasar tidak pantas diucapkan kepada orang lain, maka hal yang sama juga berlaku untuk dirimu sendiri. Ingat, setiap orang memiliki nilai dan kelebihan masing-masing.

5. Putuskan hubungan dengan pasangan yang tidak kamu peroleh kenyamanan didalamnya

Pexels/Vera Arsic
Pexels/Vera Arsic

Cinta sering kali membuat seseorang bertahan dalam hubungan yang menyakitkan, seperti diselingkuhi, tidak dihargai, atau mengalami kekerasan emosional.

Meski sulit, keluar dari hubungan yang tidak sehat adalah bentuk mencintai diri sendiri. Luka memang membutuhkan waktu untuk sembuh, tetapi mempertahankan hubungan yang menyakiti hanya akan membuatmu semakin terluka.

Pada akhirnya, mencintai diri sendiri adalah tentang menjaga keseimbangan antara peduli kepada orang lain dan memenuhi kebutuhan diri sendiri. Dengan mengenali nilai diri, kamu akan lebih mampu menjalani hidup dengan sehat, bahagia, dan penuh percaya diri.

Jangan lupa untuk selalu bersikap baik kepada diri sendiri dan menjaga kesehatan jiwa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Ciri Anak Jenius Sejak Dini, Nomor 3 Paling Sering Terjadi

27 Mei 2026, 09:00 WIBNews