Balikpapan, IDN Times - Ajudan Gubernur Kalimantan Timur, Brigadir Pol Asky Risal Toding akhirnya secara terbuka meminta maaf ke publik, Selasa (20/10/2026). Lewat video singkat, personel Satbrimob Polda Kalimantan Utara sekaligus ajudan Gubernur Rudy Mas'ud ini menyesalkan sikap profokatif dan intimidatif kepada aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Massa mahasiswa mendemo Kantor Gubernur Kaltim atas lambatnya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Saya mengakui kesalahan dan menyampaikan penyesalan atas tindakannya yang dinilai mencoreng nama baik institusi. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat, institusi Polri, serta pihak-pihak yang merasa dirugikan," paparnya, Rabu (21/10/2026).
