Cegah Kelebihan Muatan, Polisi Awasi Ketat Feri di Dermaga Alalak

Banjarmasin, IDN Times - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Banjarmasin, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), meningkatkan pengawasan aktivitas penyeberangan feri di Dermaga Alalak selama arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang.
Pengamanan dan pemantauan dilakukan secara intensif pada Rabu pagi oleh anggota Marnit multifungsi terapung bersama Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, menggunakan sarana apung KP-BHABIN.
Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, mengatakan pengawasan difokuskan pada aspek keselamatan pelayaran serta kepatuhan terhadap kapasitas angkut kapal.
“Kami memastikan seluruh proses penyeberangan berjalan sesuai standar keselamatan, baik dari sisi teknis kapal maupun kesiapan awak,” ujarnya diberitakan Antara.
1. Pemeriksaan terhadap kondisi kapal feri penyeberangan

Ia menjelaskan, petugas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga pemeriksaan langsung terhadap kondisi kapal yang beroperasi di lintasan Alalak–Subarjo.
Selain itu, petugas aktif memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap waspada terhadap barang bawaan serta menjaga anak-anak selama berada di area dermaga maupun di atas kapal.
“Penumpang kami ingatkan agar tidak lengah, terutama yang membawa anak kecil supaya selalu dalam pengawasan,” tambahnya.
2. Perhatian khusus pada kapasitas angkut penumpang

Petugas juga memberi perhatian khusus kepada para nakhoda agar tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas yang telah ditentukan.
Di sisi lain, pemeriksaan kelayakan operasional kapal turut dilakukan, termasuk pengecekan mesin sebelum keberangkatan guna mencegah gangguan di tengah perjalanan.
3. Keberangkatan kapal berjalan lancar

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi penyeberangan terpantau aman dan lancar meski terjadi peningkatan jumlah penumpang pada periode arus balik Lebaran.
“Kami tekankan kepada nakhoda untuk rutin mengecek mesin dan memastikan alat keselamatan seperti jaket pelampung dan pelampung cincin dalam kondisi layak pakai,” tegasnya.


















