Ada 14 poin tuntutan mahasiswa dalam aksi demontrasi di Balikpapan, Jumat (21/2/2025). (IDN Times / Erik Alfian)
Pada aksi kali ini mahasiswa turut menyampaikan 14 tuntutan. Diantaranya:
1. Menuntut Presiden Mencabut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 terkait penetapan pemangkasan anggaran yang tidak berpihak pada rakyat.
2. Menuntut Presiden mengehentikan program kerja Makan Bergizi Gratis (MBG) karena menjadi beban besar bagi anggaran negara.
3. Menuntut Presiden Prabowo Subianto mengembalikan program pendidikan sebagai prioritas utama.
4. Menuntut pembatalan UU Minerba terkait pemberian wilayah izin usaha pertambangan bagi ormas keagamaan, perguruan tinggi, dan UMKM.
5. Menuntut Pemerintah kota Balikpapan memperketat pengawasan di jalan tol IKN-Balikpapan
6. Mendorong pemerintah pusat melakukan perbaikan dampak pembangunan Jalan Tol IKN-Balikpapan.
7. Menuntut pemerintah kota Balikpapan mengawal proses ganti rugi yang belum selesai terkait dampak pembangunan Jalan Tol IKN-Balikpapan.
8. Menuntut Pemerintah memperketat pengawasan jam operasional alat berat atau tronton.
9. Menuntut Pemerintah kota Balikpapan memberikan hukuman tegas pada perusahaan yang melanggar jam operasional.
10. Memberikan apresiasi pada masyarakat yang melaporkan pelanggaran jam operasional alat berat oleh perusahaan
11. Menuntut Pemerintah kota Balikpapan memperketat pengawasan dan menindak tegas truk trailer dan tronton yang parkir di bahu jalan di kawasan Km. 8 hingga Km. 15 Balikpapan.
12. Menuntut Pemerintah kota Balikpapan menyelesaikan permasalahan banjir di Balikpapan khususnya GPA.
13. Menuntut pemerintah kota Balikpapan menyediakan air bersih pada masyarakat kota Balikpapan.
14. Mendesak DPRD kota Balikpapan melaporkan pihak pengembang BSB karena telah mereklamasi tanpa izin.