Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dewan Sebut Penyempitan SKM Salah Satu Pemicu Banjir di Samarinda

Dewan Sebut Penyempitan SKM Salah Satu Pemicu Banjir di Samarinda
Warga RT 26 dan 27 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, di sempadan Sungai Karang Mumus (SKM), Samarinda yang bakal direlokasi (IDN Times/Yuda Almerio)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Belasan warga RT 28, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu bertemu legislator DPRD Samarinda, Senin (6/7/2020) siang. Para warga sempadan Sungai Karang Mumus (SKM) ini meminta bantuan para dewan agar mendapat kejelasan dari Pemkot Samarinda terkait penertiban.

“Permintaan warga sudah kami terima. Dalam waktu dekat kami akan undang rapat dengar pendapat (RDP),” ujar Ketua DPRD Samarinda, Siswadi usai menerima perwakilan warga RT 28.

1. Dewan yakin Pemkot Samarinda siapkan solusi, sehingga tak asal gusur

Ketua DPRD Samarinda, Siswadi (IDN Times/Zulkifli Nurdin)
Ketua DPRD Samarinda, Siswadi (IDN Times/Zulkifli Nurdin)

Menjadi kekhawatiran warga ialah saat penertiban terjadi tak ada lokasi baru yang ditempati. Tak hanya itu, urusan dana santunan juga tak ada kejelasan. Padahal sebelumnya informasi diterima warga ada duit suntikan dari Pemprov Kaltim senilai Rp15 miliar untuk tiga rukun tetangga, yakni RT 26, 27 dan 28. Masyarakat pun menyimpulkan tiap RT dapat Rp5 miliar. Hasil penaksiran tim appraisal khusus 234 bangunan di RT 28 ialah Rp3,09 miliar namun belakangan nilainya kembali berkurang menjadi Rp2,5 miliar.

“Rasa-rasanya gak gusur gitu saja. Pasti ada pertimbangan. Saya gak yakin pemkot ada solusi,” terangnya.

2. Penyempitan dan sedimentasi SKM, salah satu pemicu banjir Samarinda

Deretan rumah di Pasar Segiri, Samarinda yang bakal dibongkar Pemkot Samarinda (IDN Times/Yuda Almerio)
Deretan rumah di Pasar Segiri, Samarinda yang bakal dibongkar Pemkot Samarinda (IDN Times/Yuda Almerio)

Menurut politisi PDI-Perjuangan ini penertiban rumah warga memang penting, sebab penyempitan SKM memang perlu diatasi segera. Jika tidak sedimentasi anak Sungai Mahakam ini makin menjadi-jadi. Data terakhir sedimentasi sungai ini sebelumnya bisa menampung 400, kini hanya 175 meter kubik per detik. Dan saat hujan, sungai ini tak kuasa menampung limpahan air walhasil meluap ke jalan.

“Saya pikir kita (warga Samarinda juga) sepakat sedimentasi dan penyempitan SKM jadi salah satu penyebab banjir di Samarinda,” imbuhnya.

3. Warga hanya berharap informasi yang utuh dari pemerintah

Warga RT 28, Pasar Segiri, Samarinda saat menunjukkan titik tengah ke rumah warga yang ingin ditertibkan (IDN Times/Yuda Almerio)
Warga RT 28, Pasar Segiri, Samarinda saat menunjukkan titik tengah ke rumah warga yang ingin ditertibkan (IDN Times/Yuda Almerio)

Nantinya RDP ini bakal melibatkan warga RT 28, pemkot, Komisi I dan III DPRD Samarinda. Dirinya pun berharap warga bisa pindah dengan nyaman tanpa kendala. Tak hanya itu, masyarakat juga diharap tak banyak menuntut sebab tanah itu milik Pemkot Samarinda.

“Warga bukan tak mau pindah, mereka hanya tak dapat informasi yang utuh. Itu saja,” pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Kalimantan Timur

See More

Rahasia Kamar Kos Tetap Rapi, Cukup Punya 9 Barang Ini

28 Mei 2026, 03:00 WIBNews