Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Diduga Bocor, Kapal Wisata Galaherang Hanyut di Sungai Kapuas

Diduga Bocor, Kapal Wisata Galaherang Hanyut di Sungai Kapuas
Kapal wisata Galaherang hanyut di Sungai Kapuas. (IDN Times/istimewa).
Share Article

Pontianak, IDN Times - Sebuah kapal wisata Galaherang yang biasa beroperasional untuk melayani wisatawan menyusuri Sungai Kapuas Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) tenggelam.

Peristiwa tenggelamnya kapal wisata tersebut terjadi pada Kamis (24/4/2025) pagi, sekitar pukul 05.30 WIB saat kapal tersebut bersandar di tepi sungai.

1. Diduga alami kebocoran

Kapal wisata Galaherang hanyut karena kebocoran. (IDN Times/istimewa).
Kapal wisata Galaherang hanyut karena kebocoran. (IDN Times/istimewa).

Dari informasi yang dihimpun, kapal wisata ini mengalami kebocoran hingga air masuk dalam jumlah besar ke dalam lambung. Awak kapal sempat berusaha mengeluarkan air menggunakan pompa, namun alat penyedot dilaporkan mengalami kerusakan, sehingga upaya tersebut gagal menyelamatkan kapal.

Video tenggelamnya kapal wisata berdurasi tiga menit ini beredar di media sosial, pada video itu memperlihatkan momen detik-detik kapal mulai karam. Beberapa warga terlihat berupaya membantu, namun akhirnya kapal tenggelam seluruhnya.

2. Tak ada korban jiwa

Tak ada korban jiwa dalam tenggelamnya kapal wisata ini. (IDN Times/istimewa).
Tak ada korban jiwa dalam tenggelamnya kapal wisata ini. (IDN Times/istimewa).

Sementara itu, Wakapolsek KP3L (Kepolisian Pelabuhan Laut) Dwikora Pontianak, IPTU Muhammad Siregar, membenarkan insiden karamnya kapal wisata tersebut.

Siregar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena kapal wisata tersebut sedang tidak membawa penumpang, dan sedang sandar di tepi sungai.

“Syukurlah, saat kejadian kapal dalam kondisi kosong dan tidak sedang mengangkut wisatawan,” terang Siregar.

3. Ingatkan pengusaha kapal tak lalai jaga armada

Kapal wisata di Pontianak tenggelam. (IDN Times/istimewa).
Kapal wisata di Pontianak tenggelam. (IDN Times/istimewa).

Atas peristiwa ini, Siregar juga mengingatkan para pengusaha kapal wisata agar secara rutin memeriksa kondisi armada, termasuk sistem keamanan dan keselamatan pelayaran.

“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas. Jangan abaikan kondisi kapal hanya karena sedang tidak beroperasi,” tuturnya.

Hingga kini, kapal Galaherang masih berada di lokasi tenggelam. Pihak berwenang tengah mempertimbangkan langkah evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab utama kebocoran.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News Kalimantan Timur

See More

Tak Melulu Harta, Ini Tiga Kunci Kebahagiaan Menurut para Filsuf

09 Jun 2026, 21:00 WIBNews