Empat Kampus Nasional Diajak Terlibat Langsung dalam Pembangunan IKN

Nusantara, IDN Times - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat kolaborasi dengan empat perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan IKN di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.
Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto mengatakan pembangunan IKN membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan perguruan tinggi.
"IKN membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi," ujar Bimo dilaporkan Antara belum lama ini.
1. Mempersiapkan talenta masa depan

Menurut dia, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan talenta masa depan sekaligus menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Empat perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Otorita IKN yakni Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Melalui kerja sama tersebut, perguruan tinggi diharapkan dapat terlibat langsung dalam pembangunan ibu kota baru, terutama melalui kontribusi fakultas teknik dan berbagai bidang keilmuan lainnya.
"IKN dapat menjadi tempat belajar yang nyata bagi mahasiswa sekaligus ruang kolaborasi dalam pengembangan berbagai solusi pembangunan," kata Bimo.
2. Peningkatan kapasitas SDM lokal di IKN

Selain itu, Otorita IKN juga menaruh perhatian pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar masyarakat sekitar dapat menjadi bagian dari transformasi yang terjadi di kawasan ibu kota baru.
"Kami ingin warga sekitar menjadi bagian dari transformasi IKN. Karena itu, penguatan kapasitas SDM lokal menjadi fokus bersama dengan berbagai mitra, termasuk perguruan tinggi," ujarnya.
Bimo menjelaskan, pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Salah satunya melalui penyiapan tenaga kerja lokal yang mampu memenuhi kebutuhan SDM yang terus berkembang seiring pembangunan dan operasional ibu kota negara.
Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas SDM, hingga pemanfaatan IKN sebagai laboratorium hidup (living laboratory) untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.
3. Kontribusi akademisi dalam pembangunan nasional

Rektor UNS Hartono menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan Otorita IKN merupakan langkah strategis untuk memperkuat kontribusi akademik dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, Rektor ULM Ahmad menyebut kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan IKN sebagai pusat peradaban bangsa di masa depan.
Peran perguruan tinggi dalam pembangunan IKN juga sejalan dengan Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 4 Tahun 2026 tentang Peta Jalan Pendidikan Ibu Kota Nusantara 2025–2045. Regulasi tersebut menempatkan perguruan tinggi sebagai salah satu aktor penting dalam penguatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi guna mendorong inovasi, meningkatkan daya saing nasional, serta mendukung transformasi ekonomi Indonesia.

















