Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Estimasi Investasi di IKN Capai Rp58,41 Triliun

Estimasi Investasi di IKN Capai Rp58,41 Triliun
Presiden Jokowi melakukan groundbreaking kawasan mixed-use Delonix Nusantara Rabu, 25 September 2024, Foto: BPMI Setpres/Kris https://www.presidenri.go.id/foto/resmikan-groundbreaking-delonix-nusantara-presiden-jokowi-perkuat-kepercayaan-investor-internasional-di-ikn/
Share Article

Penajam, IDN Times - Sejumlah pihak melakukan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hingga kini, nilai investasi diestimasikan telah mencapai Rp 58,41 triliun. Sebagian dalam tahap groundbreaking yang telah dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Otorita IKN juga terus berupaya menarik investor domestik dan asing untuk berinvestasi di Nusantara. Harapannya IKN semakin maju dan menjadi ibu kota kebanggaan masyarakat.

“Investasi ini menjadikan IKN sebagai super economic hub yang berpotensi menggerakkan roda ekonomi nasional. Otorita IKN juga telah menerima 492 surat pernyataan minat atau Letter of Intent (LoI) dari investor, baik dari dalam maupun luar negeri, dengan rincian 239 LoI dalam negeri dan 199 dari luar negeri,” ujar Plt. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono kepada awak media, Kamis (10/10/2024).

Ia menambahkan, sejalan dengan pembangunan ekonomi, Otorita IKN berkomitmen membangun kota hutan yang berkelanjutan. Upaya seperti program reforestasi melalui pencanangan Wanagama Nusantara dan pembentukan Satuan Tugas Penanggulangan Penambangan Ilegal terus dilakukan.

1. Serius jaga keseimbangan ekosistem

Presiden Jokowi bersama Plt. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Foto Humas OIKN (IDN Times/Ervan)
Presiden Jokowi bersama Plt. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Foto Humas OIKN (IDN Times/Ervan)

Basuki mengatakan bahwa hal itu menunjukkan keseriusan Pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Sementara itu, di forum internasional, Otorita IKN juga meluncurkan Peta Jalan Menuju Kota Nol Emisi Karbon Nusantara pada COP 28 di Dubai sebagai bagian dari komitmen global untuk mengatasi perubahan iklim.

“Sedangkan, untuk memberdayakan masyarakat, Otorita IKN melibatkan komunitas lokal dalam proses perumusan kebijakan, seperti Konsultasi Publik terkait Rencana Peraturan Kepala (Ranperka) Otorita IKN mengenai kearifan lokal,” urainya. 

Potensi UMKM, lanjutnya, juga dioptimalkan. jumlah pelaku UMKM meningkat dari 417 orang pelaku usaha pada Juni 2023 menjadi 650 pelaku usaha pada periode Februari-April 2024. Otorita IKN aktif memberikan pelatihan kewirausahaan, pemasaran, dan peningkatan kualitas produk, serta memfasilitasi kemudahan proses perizinan bagi pelaku UMKM.

“Pembangunan Nusantara tidak berhenti di sini. Otorita IKN terus berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan di tahap-tahap berikutnya, memastikan pemerataan pembangunan untuk seluruh rakyat Indonesia,” tegas Basuki. 

2. Konsep kota cerdas

UMKM Binaan Otorita IKN. Foto Humas OIKN (IDN Times/Ervan)
UMKM Binaan Otorita IKN. Foto Humas OIKN (IDN Times/Ervan)

Di era kepemimpinan Presiden Jokowi, sebutnya, Otorita IKN berdiri sebagai manifestasi dari komitmen kuat untuk membangun Nusantara sebagai smart forest city yang berkelanjutan. Dengan konsep kota cerdas yang mengedepankan teknologi, lingkungan, dan keberlanjutan, pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kota yang ideal huni dan memberi kebahagiaan.

Pembangunan Nusantara, terangnya, merupakan kerja keras bangsa Indonesia dalam upaya mewujudkan transformasi budaya dan peradaban. Bukan hanya soal relokasi ibukota, tetapi juga penciptaan identitas baru bangsa yang mencerminkan aspirasi Indonesia menuju masa depan yang lebih inklusif, cerdas, dan berkelanjutan.

"Sangat penting dengan terbitnya Perpres Nomor  75 Tahun 2024 oleh Bapak Presiden tentang percepatan pembangunan IKN. Dengan itu kami berharap tidak ada alasan lagi untuk para investor tidak percaya pada komitmen pemerintah dan tidak segera membangun atau berinvestasi di IKN. Kita berharap pembangunan ini akan diramaikan oleh para investor, tidak hanya dengan APBN," tukas Basuki. 

3. Pembangunan Nusantara dilakukan lima tahap

Presiden Jokowi saat melaksanakan upacara HUT RI perdana di IKN. Foto Humas OIKN (IDN Times/Ervan)
Presiden Jokowi saat melaksanakan upacara HUT RI perdana di IKN. Foto Humas OIKN (IDN Times/Ervan)

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, Otorita IKN didirikan untuk mengoordinasikan persiapan, pembangunan, dan pemindahan ibu kota, serta menyelenggarakan Pemerintahan Daerah Khusus.

UU tersebut juga menetapkan bahwa pembangunan Nusantara dilakukan dalam lima tahap, yang dimulai dari 2022 hingga 2045. Saat ini, pembangunan berada di tahap pertama (2022-2024), dengan fokus pada pembangunan kawasan pemerintahan pusat, perkantoran, permukiman, serta fasilitas publik seperti pendidikan, kesehatan, dan perdagangan.

“Bersama dengan Kementerian PUPR, berbagai fasilitas penunjang juga telah dibangun di Nusantara. Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi telah selesai, menyediakan air baku bagi IKN dan sebagian Kota Balikpapan, serta berfungsi sebagai pengendali banjir,” bebernya. 

4. Istana Garuda dan Negara ikon transformasi

Istana Garuda di IKN salah satu ikon dari transformasi. Foto Humas OIKN (IDN Times/Ervan)
Istana Garuda di IKN salah satu ikon dari transformasi. Foto Humas OIKN (IDN Times/Ervan)

Selain itu, jelasnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan tol, fasilitas listrik, pengelolaan air dan limbah, serta infrastruktur telekomunikasi terus berjalan untuk mendukung kebutuhan pemerintah dan masyarakat setempat.

“Salah satu ikon dari transformasi ini adalah Istana Garuda dan Istana Negara, yang telah rampung dibangun dan berdiri megah sebagai simbol transformasi budaya bangsa Indonesia. Dengan arsitektur yang mencerminkan semangat nasionalisme dan modernitas,” sebutnya.

Istana ini, ungkap Basuki, tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga lambang perubahan besar ke arah Indonesia yang lebih baik yang saat ini sedang dilalui bangsa Indonesia. Pada 17 Agustus 2024 lalu, Istana Garuda dan Istana Negara menjadi saksi sejarah baru saat upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dilaksanakan di sana untuk pertama kalinya.

Terpisah, Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik/Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw menegaskan, pembangunan IKN sebagai hasil karya putra-putri Indonesia merupakan bagian dari perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Di mana Nusantara akan menjadi pusat inovasi, ekonomi, dan budaya global, membawa kemajuan yang berkelanjutan untuk generasi mendatang. 

“Kita patut bersyukur pada pencapaian bersejarah di era kepemimpinan Presiden Jokowi dan siap untuk melanjutkan tahap pembangunan IKN di periode pemerintahan Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Raka Bumi yang telah memastikan keberlanjutan pembangunan IKN dalam setiap aspek," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Ervan Masbanjar
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News Kalimantan Timur

See More

Merasa Hidup Stagnan? Bisa Jadi Sikap "Bodoh Amat" Penyebabnya

01 Jun 2026, 03:00 WIBNews