Pontianak, IDN Times - Pemandangan tak biasa terlihat di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Permukaan sungai tampak memiliki dua warna berbeda, yakni cokelat dan hijau jernih, dengan batas yang terlihat jelas. Fenomena ini memunculkan kesan seolah-olah air sungai dan air laut tidak bercampur.
Wakil Rektor IV Universitas Tanjungpura (Untan), R. M. Rustamaji, menjelaskan fenomena tersebut berkaitan dengan pertemuan air tawar dan air asin di kawasan muara, termasuk perairan Kapuas menuju Jungkat.
Menurutnya, kedua jenis air tersebut tetap dapat bercampur. Namun, prosesnya berlangsung secara bertahap dan dipengaruhi sejumlah faktor, seperti perbedaan massa jenis, kekuatan arus sungai, serta pasang surut laut.
“Pada dasarnya, bukan berarti air sungai dan air laut tidak bisa bercampur. Keduanya bisa bercampur, tetapi membutuhkan waktu dan berlangsung secara bertahap,” jelas Rustamaji, Senin (19/10/2026).
