Lutfiana, mengaku ikhlas gagal berangkat haji tahun 2020 (Dok.pribadi)
Lutfi ingin naik haji bukan semata-mata untuk dirinya sendiri, tetapi juga demi memenuhi keinginan sang ibu yang berharap ada anaknya yang naik haji.
"Ibu saya kan stroke, ibu 'ngarep-ngarep' kapan saya haji. Ibuku kepingin banget anaknya ada yang haji, karena yang mampu saya jadi beliau berharap sama saya. Mungkin suatu kebanggaan anaknya bisa menunaikan haji," ujar Lutfi sambil terisak.
Sampai saat ini ia belum tega menyampaikan ke sang ibunda bahwa tahun ini ia gagal naik haji. Sang ibu yang saat ini telah berusia 78 tahun dan tinggal di Batang, Jawa Tengah, mendorongnya naik haji dengan jalur haji plus supaya cepat berangkat. Meskipun dengan jalur haji plus Lutfi tetap harus menanti selama 5 tahun.
Ia bahkan rela menjual mobil untuk melunasi biaya naik haji plus sekitar Rp170 juta per orang. Lutfiana seharusnya berangkat haji berdua dengan suami, artinya ia mengeluarkan biaya sekitar Rp340 juta.