Hanya Sehari Melandai, Kasus COVID-19 Kaltim Kembali Melonjak Tajam

Samarinda, IDN Times - Pertambahan kasus virus corona atau COVID-19 tak bisa ditebak. Buktinya, sehari sebelumnya wabah ini melandai. Namun tiba-tiba saja kembali melonjak. Kini total kasus positif di Benua Etam menjadi 327 orang. Syukurnya kenaikan itu juga diikuti oleh jumlah pasien sembuh.
“Ada penambahan 10 kasus. Paling banyak dari Balikpapan, ada 8 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Sisanya dari Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak dalam keterangan persnya via Zoom pada Sabtu (6/6) petang.
1. Sebagian besar kasus positif COVID-19 terbaru berasal dari Jawa dan Makassar

Andi menerangkan, sebagian besar kasus positif COVID-19 di Balikpapan berasal dari luar daerah alias impor.
Itu artinya pasien terkonfirmasi bukan penduduk Balikpapan. Dari keterangan dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltim, pasien baru ini berasal dari Jawa hingga Makassar.
Mereka dipanggil bekerja perusahaan, namun sebelumnya lebih dulu mengikuti uji polymerase chain reaction (PCR) dan akhirnya terkonfirmasi positif virus corona di Balikpapan.
“Sebagian besar para karyawan ini belum sempat berada di lokasi perusahaan,” imbuh pelaksana tugas kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim.
2. Pasien sembuh dari virus corona juga bertambah 22 orang

Lebih lanjut dia menerangkan, selain kasus positif juga ada 22 pasien COVID-19 Kaltim yang dinyatakan sembuh. Dengan demikian total ada 206 di Benua Etam yang sembuh dari corona. Sedangkan pasien negatif bertambah 14 menjadi 907 kasus. Sementara sampel yang menanti hasil pemeriksaan ada 235 kasus.
“Untuk pasien positif yang meninggal tetap 3 orang, sementara yang jalani perawatan tersisa 118 kasus,” katanya.
3. Taat menjalankan protokol kesehatan saat berada di luar rumah

Dia menambahkan, untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) COVID-19 juga kembali bertambah. Kini totalnya menjadi 10.731 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 10.348 orang telah selesai jalani pemantauan sehingga tersisa 365 ODP yang menjalani observasi.
Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) totalnya 788 kasus. Kasus cenderung fluktuatif atau turun-naik, sehingga warga selalu diminta waspada.
“Ingat terus menjalankan protokol kesehatan, pakai masker saat berada di luar rumah, hindari kerumunan dan tetap menjalankan perilaku pola hidup bersih sehat,” pungkasnya.



















