Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Heboh! Tiga Polisi di Ketapang Diperiksa atas Kepemilikan Sabu 3 Ons
Ilustrasi narkoba (kabarbintaro)

Ketapang, IDN Times - Tiga oknum anggota Polsek Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) kini menjalani pemeriksaan internal terkait dugaan keterlibatan dalam kasus kepemilikan narkotika jenis sabu seberat sekitar 3 ons.

Pemeriksaan dilakukan menyusul berkembangnya dugaan bahwa ketiga personel tersebut memiliki kaitan dengan pengungkapan kasus narkoba di Desa Manis Mata, Kecamatan Manis Mata, beberapa waktu lalu.

Wakapolres Ketapang, Kompol Hoerrudin, membenarkan adanya proses pemeriksaan terhadap tiga anggota polisi tersebut.

1. Tiga polisi masih diperiksa

Ilustrasi narkoba (IDN Times/Istimewa)

Dia menegaskan, pemeriksaan masih berada pada tahap pendalaman untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Masih dalam pemeriksaan untuk pembuktian terlebih dahulu,” kata Hoerrudin, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, langkah internal itu dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya keterlibatan anggota dalam perkara narkotika tersebut.

“Pasti, kalau itu untuk memastikan kebenarannya,” ujarnya.

2. Kronologi awal pengungkapan

Ilustrasi narkoba (IDN Times/Sukma Sakti)

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah aparat melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba di Desa Manis Mata, Kabupaten Ketapang, pada Jumat (22/5/2026) malam.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang perempuan paruh baya dan seorang pria. Dari lokasi kejadian, polisi turut menyita tiga bungkus besar yang diduga berisi sabu dengan total berat sekitar 3 ons, serta sejumlah alat hisap.

Dari hasil pemeriksaan awal terhadap dua orang yang diamankan, muncul pengakuan yang mengarah pada dugaan keterlibatan tiga oknum anggota polisi sebagai pemilik barang haram tersebut.

3. Polres Ketapang belum ungkap identitas anggota

Ilustrasi narkoba (pixabay.com/RenoBeranger)

Meski demikian, hingga kini Polres Ketapang belum mengungkap identitas resmi maupun status hukum ketiga anggota yang diperiksa. Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, ketiganya disebut berinisial Brigadir DS, Bripka S, dan Bripka B.

Pihak kepolisian juga belum menyampaikan hasil pemeriksaan maupun kemungkinan sanksi yang akan diberikan apabila dugaan keterlibatan tersebut terbukti.

Kasus ini menjadi sorotan masyarakat karena melibatkan aparat penegak hukum yang seharusnya berada di garda terdepan dalam pemberantasan narkoba. Polisi memastikan proses pemeriksaan akan dilakukan secara profesional dan transparan.

Editorial Team

Related Article