Ini Kata Bupati Sintang soal Jalan Rusak yang Dikritik Anak Viral

Sintang, IDN Times - Usai viral anak kritik jalan rusak di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala memberikan tanggapan.
Video viral yang dikritik anak di Jalan Poros Bedayan–Nanga Libau, di Kecamatan Sepauk yang viral di media sosial akhirnya ditanggapi Bupati Sintang. Dia membenarkan bahwa jalan tersebut memang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.
“Ruas jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer yang menghubungkan Desa Bedayan hingga Nanga Libau itu dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik,” jelas Bala, Senin (30/3/2026).
1. Ada 6 titik kerusakan di Bedayan, dan 2 titik di Nanga Libau

Bala menuturkan, dari data yang dihimpun, terdapat enam titik kerusakan di wilayah Desa Bedayan dan dua titik di Desa Nanga Libau.
Jika ditotal, kerusakan berat diperkirakan mencapai sekitar 2 kilometer, meskipun tersebar dalam beberapa segmen. Rinciannya antara lain 300 meter, 300 meter, 200 meter, 400 meter, 200 meter, dan 200 meter di Bedayan, serta masing-masing 200 meter di dua titik di wilayah Nanga Libau.
“Memang benar, kondisi jalan tersebut saat ini dalam keadaan rusak dan perlu penanganan. Kami juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak balai, dan tanggapannya cukup positif,” kata Bala.
2. Sudah penuhi persyaratan untuk pembangunan jalan

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengusulkan penanganan ruas jalan tersebut agar bisa masuk dalam prioritas pembangunan. Sejumlah dokumen pendukung juga tengah disiapkan untuk memperkuat usulan tersebut.
“Kami diminta untuk menyiapkan data pendukung, seperti pemetaan lokasi serta rencana penanganan yang komprehensif, termasuk panjang jalan dan kebutuhan anggaran,” paparnya.
Bala mengakui bahwa proses perbaikan tidak bisa dilakukan secara instan. Hal ini karena keterbatasan kewenangan serta sumber anggaran yang tidak sepenuhnya berada di pemerintah daerah.
“Kita tetap menunggu realisasi dari pihak terkait, karena anggaran tidak sepenuhnya berada di pemerintah daerah. Namun semua persyaratan yang diminta sudah kami komunikasikan dan siapkan,” tuturnya.
3. Bupati Sintang bakal mengupayakan perbaikan jalan rusak

Bala juga menyebutkan bahwa sebagian ruas jalan tersebut telah masuk dalam skema pembiayaan tertentu, seperti Dana Bagi Hasil (DBH). Meski begitu, belum seluruh titik kerusakan dapat terakomodasi dalam program tersebut.
“Ada beberapa bagian yang sudah masuk dalam program, namun untuk ruas lainnya masih akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” terangnya.
Bupati Sintang memastikan bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan perbaikan infrastruktur tersebut demi menunjang aktivitas masyarakat dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Kami akan terus mengupayakan agar perbaikan jalan ini bisa segera terealisasi sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada,” tukasnya.

















