Kutim, IDN Times - Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) XIV Kalimantan Timur-Kalimantan Utara terus memperkuat upaya pelestarian enam cagar budaya gua prasejarah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui penempatan juru pelihara di setiap situs.
Kepala BPKW XIV Kaltim-Kaltara, Titit Lestari, mengatakan keberadaan juru pelihara tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian situs bersejarah, tetapi juga memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
"Kami menempatkan juru pelihara di lokasi cagar budaya agar warisan bersejarah ini tetap terjaga sekaligus menjadi sumber informasi bagi masyarakat," kata Titit dilaporkan Antara di Samarinda.
