Samarinda, IDN Times - Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu layanan penerbangan perintis yang menghubungkan sejumlah wilayah pedalaman Kalimantan Timur. Jarak pandang yang berada di bawah batas minimum operasional membuat sejumlah penerbangan harus ditunda hingga dibatalkan.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas IA Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda I Kadek Yuli Sastrawan mengatakan kondisi tersebut berdampak terhadap operasional penerbangan menuju sejumlah wilayah pelosok dan perbatasan di Kaltim.
"Untuk penerbangan perintis rute tersebut saat ini sedang terjadi pembatalan dikarenakan visibility below minima atau jarak pandang di bawah batas minimum operasional di Bandara Datah Dawai," ujar Kadek dilaporkan Antara di Samarinda, Senin (7/9/2026).
