Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kabut Asap Masih Menyelimuti, Imigrasi Pontianak Bagikan 1.700 Makser
Imigrasi Pontianak bagikan masker pengendara. (IDN Times/istimewa).
  • Kabut asap kembali menyelimuti Pontianak dan Kubu Raya, menurunkan kualitas udara; AQI-US PM2.5 Pontianak mencapai 207 atau kategori sangat tidak sehat.
  • Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak membagikan 1.700 masker, beserta air mineral, makanan ringan, dan permen di Bundaran Tugu Digulis.
  • Bantuan menyasar pengendara, pekerja, dan warga yang melintas untuk mengurangi paparan asap, di tengah kabut terkait peningkatan kebakaran hutan dan lahan di Kalbar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pontianak, IDN Times - Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kondisi ini membuat kualitas udara menurun, sementara aktivitas masyarakat di luar rumah tetap berlangsung.

Melihat kondisi tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak membagikan 1.700 masker kepada masyarakat di kawasan Bundaran Tugu Digulis, Pontianak.

1. Kualitas masih tidak sehat, pengendara dibagikan masker

Imigrasi Pontianak bagikan masker gratis. (IDN Times/istimewa).

Masker diberikan kepada pengendara dan warga yang melintas. Petugas juga membagikan paket berisi air mineral, makanan ringan, dan permen.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap.

Berdasarkan data IQAir, indeks kualitas udara (AQI-US) di Pontianak untuk parameter PM2.5 mencapai 207. Angka tersebut masuk kategori sangat tidak sehat.

2. Bantu masyarakat mengurangi paparan asap

Pengendara dapat masker dan mineral gratis. (IDN Times/istimewa).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando, mengatakan pembagian masker dilakukan untuk membantu masyarakat mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar ruangan.

“Banyak masyarakat yang tetap harus bekerja dan beraktivitas di luar rumah. Kami ingin hadir memberikan perhatian dan perlindungan sederhana bagi mereka, terutama dalam kondisi kualitas udara seperti sekarang,” ujarnya.

3. Menyasar pengendara yang melintas

Pembagian masker saat kabut asap. (IDN Times/istimewa).

Fernando mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan administrasi. Menurutnya, instansi pemerintah juga dapat berkontribusi melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.

Pembagian masker ini menyasar masyarakat yang masih beraktivitas di jalan, seperti pengendara sepeda motor, pekerja, dan warga yang melintas di kawasan Bundaran Tugu Digulis.

Kabut asap di Pontianak dan Kubu Raya sendiri terjadi seiring meningkatnya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Imigrasi Pontianak berharap pembagian masker tersebut dapat membantu masyarakat tetap terlindungi saat harus beraktivitas di luar rumah selama kualitas udara belum kembali normal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article