Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kabut Asap Pekat Landa Tanah Laut, Pengendara Diminta Waspada
Ilustrasi para pengendara yang diselimuti kabut asap. (Dok. Warga)

Tanah Laut, IDN Times - Kabut asap tebal menyelimuti ruas Jalan Trans Kalimantan di kawasan Desa Gunung Raja, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Akibatnya, jarak pandang pengendara menurun drastis hingga hanya sekitar 10 meter.

1. Kabut asap berasal dari karhutla

Ilustrasi pemadaman karhutla (Dok: Manggala Agni)

Seorang warga, Tika, yang melintas usai pulang bekerja dari Pelaihari mengatakan, kabut asap diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar jalan nasional poros timur-tenggara Kalimantan Selatan.

"Api dari lokasi karhutla masih terlihat hingga sekitar pukul 17.30 Wita. Sejumlah mobil pemadam kebakaran juga bersiaga di dekat lokasi kebakaran," ujar Tika dilaporkan Antara yang bekerja di Pengadilan Negeri Pelaihari saat dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

2. Petugas pemadam tetap berjaga di titik kebakaran

Manggala Agni Daops Sumatera XVII/OKI melakukan pemadaman karhutla di Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten OKI, Rabu (9/7/2026). (Dok. Manggala Agni Daops Sumatera XVII/OKI)

Menurutnya, petugas pemadam tetap berjaga karena titik kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman warga sehingga dikhawatirkan api dapat meluas.

Meski kabut asap cukup pekat, Tika menyebut tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. Ia menilai para pengendara memilih mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati saat melintasi lokasi.

"Syukurlah tidak ada kecelakaan. Pengendara mobil maupun sepeda motor melaju pelan karena jarak pandang sangat terbatas," katanya.

3. Kebakaran hutan diklaim masih terkendali

Ilustrasi pemadaman karhutla (Dok: Manggala Agni)

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut menyatakan kondisi kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya sejak awal 2026 hingga saat ini masih dalam kategori terkendali. Namun, BPBD belum merinci jumlah kejadian maupun luas lahan yang terdampak.

Curated For You

Editorial Team

Related Article