Kaltim dan Kaltara Bangun Perbatasan, Akses Pedalaman Jadi Prioritas

Samarinda, IDN Times - Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) sepakat memperkuat sinergi pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terluar.
Komitmen tersebut mengemuka saat Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala beserta jajaran di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.
Dalam pertemuan itu, Rudy menegaskan pembangunan kawasan perbatasan menjadi salah satu prioritas bersama. Menurutnya, wilayah yang selama ini identik sebagai daerah terluar harus diubah menjadi beranda depan Kalimantan yang mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
"Pemprov Kaltim menginginkan ke depan adanya perubahan besar terkait wilayah perbatasan ini. Jika dulu kawasan ini dianggap sebagai halaman belakang, maka ke depan harus menjadi halaman depan Provinsi Kalimantan," ujar Rudy dilaporkan Antara, Selasa (30/6/2026).
1. Membuka isolasi perbatasan di Kaltim dan Kaltara

Ia mengatakan, percepatan pembangunan infrastruktur menjadi kunci untuk membuka keterisolasian wilayah pedalaman sekaligus meningkatkan konektivitas antarprovinsi.
Dalam waktu dekat, Rudy mengaku akan meninjau langsung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.
"Dalam waktu dekat kami akan berkunjung ke wilayah Kutai Barat dan Mahakam Ulu untuk meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur di sana. Kami berkomitmen agar infrastruktur di wilayah perbatasan harus bagus dan layak," tegasnya.
Rudy juga mengapresiasi kunjungan Pemerintah Provinsi Kaltara yang dinilainya menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan dan kerja sama antardaerah.
2. Kedekatan geografis antara Kaltim dan Kaltara

Menurutnya, hubungan Kaltim dan Kaltara tidak hanya didasarkan pada kedekatan geografis, tetapi juga memiliki ikatan sejarah, budaya, serta hubungan sosial yang telah terjalin sejak lama.
Secara geografis, sejumlah wilayah di Kaltim berbatasan langsung dengan Kaltara, di antaranya Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Berau. Interaksi masyarakat di kawasan perbatasan, termasuk antara Apau Kayan di Kabupaten Malinau dengan Mahakam Ulu, menunjukkan tingginya aktivitas sosial dan ekonomi lintas wilayah.
Karena itu, Rudy menegaskan pembangunan kawasan perbatasan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemerataan layanan dasar.
"Harapan kita bukan hanya mengenai pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik infrastruktur saja. Lebih dari itu, pemerintah wajib hadir di tengah masyarakat perbatasan dan pedalaman Kaltim-Kaltara agar mereka memperoleh akses pelayanan publik, kesehatan, dan pendidikan yang lebih baik," katanya.
3. Kolaborasi antara Kaltim dan Kaltara

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala menyambut baik komitmen yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi Kaltim. Ia optimistis kolaborasi kedua daerah akan mempercepat pembangunan kawasan perbatasan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
"Kami sangat senang, bangga, dan mendukung penuh kolaborasi ini. Sinergi antara Pemprov Kaltim dan Kaltara harus terus diperkuat agar pembangunan dan konektivitas kedua provinsi dapat berjalan beriringan serta saling melengkapi," ujar Ingkong.



![[QUIZ] Seberapa Bersyukur Kamu? Kenali Tanda Kamu Masih Kurang Menghargai Hidup!](https://image.idntimes.com/post/20251029/pexels-enginakyurt-1458826_fbb0b965-dffe-4976-9808-c3bd441a8a9d.jpg)














