Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kapasitas TPST IKN Capai 74 Ton Sampah Setiap Hari

TPST berkapasitas hingga 74 ton limbah rumah di IKN. Foto Humas OIKN
Pekerja memilah sampah di TPST berkapasitas hingga 74 ton untuk tampung limbah rumah di IKN. Foto Humas OIKN
Intinya sih...
  • TPST IKN mendukung kelola sampah berbasis energi dan persiapan pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara.
  • TPST 1 di KIPP Nusantara dirancang sebagai fasilitas pengelolaan sampah terpadu dengan teknologi termal.
  • Harapannya, sistem waste to energy dapat menjadi contoh pengelolaan sampah yang ramah lingkungan di Indonesia.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Penajam, IDN Times - Pengoperasian Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) berkapasitas hingga 74 ton limbah rumah tangga per hari dan kelola sampah berbasis energi. Mereka melakukan sebagai persiapan jelang pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dan bentuk Otorita IKN memastikan kesiapan layanan dasar.

“TPST 1 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dirancang sebagai fasilitas pengelolaan sampah terpadu yang menggabungkan proses pemilahan, pengurangan kadar air, hingga pengolahan berbasis teknologi termal, serta diproyeksikan sebagai percontohan nasional pengelolaan sampah modern,” kata Manajer PT Bina Karya untuk Operation & Maintenance (OM) TPST 1, Harun, Kamis (1/1/2026) 

Ia menjelaskan bahwa fasilitas ini menjadi langkah awal penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis waste to energy di Nusantara, yang terdiri dari bangunan pengolahan fisika dan bangunan pengolahan termal.

1. Dirancang untuk menampung sampah KIPP dan wilayah sekitarnya.

TPST berkapasitas hingga 74 ton limbah rumah di IKN. Foto Humas OIKN
TPST berkapasitas hingga 74 ton limbah rumah di IKN. Foto Humas OIKN

Fasilitas ini dirancang untuk menampung sampah dari KIPP dan wilayah sekitarnya. Proses pengelolaan dilakukan melalui dua bangunan utama, yaitu Bangunan Pengelolaan (BP) 1 dan 2, dengan bangunan pengolahan fisika dan pengolahan termal. 

“Dengan kapasitas desain awal tersebut, mampu mendukung hingga 2 x 30 ton sampah per hari melalui inovasi waste to energy,” terang Harun.

Harun menambahkan bahwa TPST 1 KIPP Nusantara telah disiapkan untuk mendukung pertumbuhan hunian dan populasi di IKN, sekaligus menjadi rujukan pengelolaan sampah berbasis energi di tingkat nasional.

2. Jadi contoh pengelolaan sampah ramah lingkungan

TPST berkapasitas hingga 74 ton limbah rumah di IKN. Foto Humas OIKN
Pekerja memilah sampah di TPST berkapasitas hingga 74 ton untuk tampung limbah rumah di IKN. Foto Humas OIKN

Project Officer Direktorat Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan (PGKP) untuk OM TPST 1, Alifriyanto, menambahkan seiring bertambahnya hunian dan populasi di IKN, TPST 1 KIPP siap menghadapi kebutuhan tersebut. Harapannya, sistem waste to energy  ini dapat menjadi contoh pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan dapat diterapkan di berbagai kota besar di Indonesia.

“Pengoperasian TPST tersebut membawa dampak bagi kawasan Nusantara, bukan hanya dalam sektor lingkungan tetapi bagi keberlanjutan kesejahteraan masyarakat sekitarnya,” imbuhnya.

Dibeberkannya, TPST 1 KIPP IKN ini turut dirancang dengan melibatkan penduduk sekitar kawasan IKN sebagai tenaga kerja sehingga memberikan dampak dan manfaat sosial. Selain itu, pihaknya juga berharap dengan adanya fasilitas TPST ini, mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat secara bertahap khususnya dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

3. Tegaskan peran IKN dukung keberlanjutan lingkungan

TPST berkapasitas hingga 74 ton limbah rumah di IKN. Foto Humas OIKN
Pekerja memilah sampah di TPST berkapasitas hingga 74 ton untuk tampung limbah rumah di IKN. Foto Humas OIKN

Ia menegaskan, sesuai dengan Keputusan Kepala Otorita IKN, Direktorat PGKP bertugas melakukan pengelolaan, supervisi, serta pengendalian operasional fasilitas tersebut, sementara PT Bina Karya menjalankan fungsi sebagai pelaksana teknis.

Menurutnya, inovasi waste to energy  ini menegaskan peran IKN dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, mengubah sampah menjadi sumber energi bagi kehidupan masyarakat. 

“Pengoperasian TPST pun menjadi bagian dari komitmen Otorita IKN dalam menghadirkan layanan dasar yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Nusantara,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Kapasitas TPST IKN Capai 74 Ton Sampah Setiap Hari

01 Jan 2026, 16:28 WIBNews