Rapat BGN Berujung Teguran, Korwil Kayong Utara Diancam Mutasi ke Papua

- Kepala BGN Sudaryono menegur Korwil Kayong Utara Adi Afrianto dalam rapat daring karena diduga memainkan ponsel saat pengarahan, sebagaimana terekam video viral.
- Sudaryono memerintahkan mutasi Adi Afrianto ke Papua. Kareg BGN Kalimantan Barat Agus Kurniawi membenarkan instruksi itu, tetapi prosesnya masih menunggu surat Biro SDM.
- Adi belum memberi keterangan terkait teguran dan mutasi. Jurnalis Kayong Utara juga mengaku kerap kesulitan memperoleh responsnya mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Pontianak, IDN Times - Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kayong Utara, Adi Afrianto, menjadi sorotan publik setelah mendapat teguran langsung dari Kepala BGN, Sudaryono, saat rapat daring bersama jajaran BGN dari seluruh Indonesia.
Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman itu, Sudaryono menegur Adi karena dinilai tidak memberikan perhatian penuh selama pengarahan berlangsung. Adi diduga sedang memainkan telepon genggam saat rapat berlangsung.
1. Beri sanksi mutasi ke Papua

Tak hanya memberikan teguran, Sudaryono juga secara terbuka memerintahkan agar Adi Afrianto dimutasi dari jabatannya di Kabupaten Kayong Utara ke Papua.
"Ini ada Korwil Kabupaten Kayong Utara, Adi Afrianto. Tolong dicatat Karo SDM. Saya minta yang bersangkutan dipindah ke Papua. Segera," tegas Sudaryono dalam video yang beredar.
2. Tunggu surat dari Karo SDM
Instruksi tersebut dibenarkan Kepala Regional (Kareg) BGN Kalimantan Barat, Agus Kurniawi. Menurutnya, proses mutasi saat ini masih menunggu surat resmi dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) BGN.
"Benar, saat ini masih menunggu surat dari Karo SDM," ujar Agus, Kamis (30/7/2026).
Hingga berita ini diterbitkan, Adi Afrianto belum memberikan keterangan terkait teguran yang diterimanya maupun instruksi mutasi ke Papua yang disampaikan Kepala BGN.
3. Soroti pola komunikasi Adi Afrianto

Di tengah polemik tersebut, kalangan jurnalis di Kabupaten Kayong Utara juga menyoroti pola komunikasi Adi Afrianto selama menjabat sebagai Korwil BGN.
Sejumlah wartawan mengaku kesulitan memperoleh informasi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut. Berbagai upaya konfirmasi, baik melalui sambungan telepon maupun pesan singkat, disebut kerap tidak mendapat respons.


















