Kecelakaan Road Race Maut di Paser Masuk Tahap Penyelidikan Polisi

Balikpapan, IDN Times - Kecelakaan event balapan sepeda motor Bupati Paser Cup Road Racing Championship 2023 harus berbuntut panjang. Balapan road race di sirkuit non permanen Area GOR Tapis Kabupaten Paser Kalimantan Timur (Kaltim) yang membawa korban jiwa salah seorang pembalap lokal, Andi Supriyadi.
Polres Paser disebutkan sudah mulai melakukan penyelidikan kasus kecelakaan.
"Sudah masuk tahap lidik (Penyelidikan) kepolisian," kata Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Komisaris Besar Pol Yusuf Sutedjo kepada IDN Times, Senin (11/12/2023).
1. Polres Paser sudah memeriksa saksi-saksi

Yusuf mengatakan, polisi sudah memeriksa saksi-saksi sekaligus barang bukti terkait kasus ini. Ia tidak secara merinci siapa saja saksi sudah diperiksa dalam kejadian nahas ini.
Ia hanya meminta publik bersabar guna menunggu hasil proses penyelidikan sedang dilakukan kepolisian. "Nanti ditunggu seperti apa hasil lidik kepolisian," papar Yusuf.
Sementara itu, Kapolres Paser Ajun Komisaris Besar Pol Budiyarta belum merespons pertanyaan dari IDN Times. Sambungan telepon dan pesan singkat jurnalis tidak pernah dibalas.
2. Balapan road race sudah memakan korban jiwa

Ajang Bupati Paser Cup Road Racing Championship 2023 pada Sabtu 10 Desember 2023 lalu memakan korban jiwa. Salah seorang pembalap lokal bernama Andi Supriyadi dilaporkan tewas atas kejadian tersebut dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Andi Supriyadi dan pembalap lainnya mengalami kecelakaan saat menabrak papan gapura start yang roboh sesaat ajang balapan dimulai pada Sabtu 10 Desember 2023 pukul 16.00 Wita.
Pro kontra pun bermunculan dari ajang balapan tersebut, seperti pelaksanaan digelar di sirkuit non permanen, balapan di tengah hujan deras serta angin kencang, serta kesiapan panitia dalam melaksanakan olahraga berisiko tinggi seperti road race ini.
3. Hujan deras dan angin kencang menerpa lokasi sirkuit
Keterangan warga Paser serta video beredar di media sosial menunjukkan, hujan deras disertai angin kencang mengguyur lokasi balapan dan sekitarnya. Namun pihak panitia tetap memaksakan untuk digelar sesi balapan utama Bupati Paser Cup Road Racing Championship pada sore itu.
Lewat rekaman yang beredar di media sosial, terlihat insiden terjadi saat balapan baru dimulai. Ketika beberapa pembalap baru memacu motornya, tiba-tiba papan gapura start roboh ke jalur lintasan pembalap.
Angin kencang diduga yang merobohkan bangunan papan start jalannya lomba. Beberapa pembalap yang sudah melewatinya selamat. Namun, ada yang motornya tersangkut dan terjungkal hingga tersungkur ke aspal. Akun Instagram @korupmas menampilkan tayangan video detik-detik kecelakaan, di mana terlihat sebelum balapan dimulai angin kencang sudah menerpa area sirkuit.
4. Pihak panitia klaim karena faktor alam
Ketua Panitia Zulkifli Kaharudin mengatakan, kecelakaan dalam balapan Bupati Paser Cup Road Racing Championship 2023 lebih dikarenakan faktor alam sesaat balapannya akan berlangsung. Ia mengklaim, pelaksanaan jalannya balapan berlangsung lancar dan aman dari sesi babak kualifikasi hingga balapan utama.
"Jalannya balapan lancar tanpa kendala dan baik-baik saja, cuaca juga cerah," paparnya.
Peristiwa kecelakaan ajang road race ini, kata Zulkifli, terjadi sesaat pihak panitia mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya balapan. Tiba-tiba bertiup angin kencang yang merobohkan gapura start tepat di jalur perlintasan para pembalap.
Rombongan motor pembalap pun saling bertubrukan serta menabrak gapura start yang terbuat dari tiang-tiang kokoh. "Hanya per sekian detik saja gapura roboh," klaim Zulkifli.



















