Samarinda, IDN Times - Kemarau panjang di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai berdampak terhadap ketersediaan air di habitat satwa liar. Conservation Action Network (CAN) mencatat sebanyak 13 individu orang utan telah diselamatkan sejak Juli 2026 hingga saat ini.
Sejumlah orang utan harus menjalani perawatan di Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Long Sam, termasuk pasangan induk dan anak. Sementara beberapa individu lainnya langsung ditranslokasi.
