Kisah Inspiratif Jurnalis yang Berganti Profesi Menjadi Pengacara

Balikpapan, IDN Times - Universitas Mulia Balikpapan di Kalimantan Timur (Kaltim) mewisuda 300 lebih mahasiswa semester akhir di Hotel Novotel pada 18 November 2023. Yang menarik dari wisuda ini adalah ada seorang mahasiswa senior dari jurusan hukum yang lulus dalam usia 48 tahun.
Mahasiswa tersebut seorang dulunya adalah seorang jurnalis, praktisi dunia usaha hingga masuk ranah politik. Andy Ar Evrai J, nama mahasiswa tersebut yang kini berhak menyandang gelar sarjana hukum dengan predikat lulus secara magna cum laude atau dengan terpuji.
Saat ditanya, kenapa masih tertarik untuk kuliah hukum meskipun usia sudah kepala empat?
Andy pun menjawab dengan lugas. "Bahwa ketertarikan saya mempelajari ilmu hukum karena tuntutan profesi, di mana selama ini saya aktif di media, dunia usaha dan politik sering terkendala dan terbentur saat berhubungan dengan persoalan hukum. Maka untuk memudahkan kebutuhan, saya pun memutuskan kuliah hukum," ujarnya, Kamis (23/11/2023).
1. Meraih titel sarjana hukum di usia 48 tahun

Bill Clinton berbicara pada rapat umum di Phoenix, Arizona. (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore) Selain itu lanjut Andy, menjadi seorang sarjana hukum merupakan cita-citanya sejak lama. Hal ini terinspirasi dengan kesuksesan seorang Bill Clinton mantan Presiden Amerika Serikat, di mana sebagai seorang sarjana hukum telah berhasil mengantarkan dirinya sebagai seorang Presiden Amerika 2 periode.
"Pertama kali yang menginspirasi saya adalah Bill Clinton," ujar.
Menurut Andy, kesuksesan Bill Clinton itu contoh seorang sarjana hukum yang hebat dalam melihat celah hukum. Contoh saja kasusnya dengan Monica Blensky yang hampir saja menjatuhkannya dari kursi Presiden USA disebabkan impeachment parlemen.
Tapi berkat kelihaiannya dalam menguasai pasal-pasal konstitusi Amerika dan melihat ada celah hukum yang bisa menyelamatkannya, ia pun mampu memainkan celah itu. Maka selamatlah dia dari pemakzulan dari jabatan Presiden Amerika Serikat.
2. Terinspirasi para tokoh-tokoh terkenal di Indonesia

IDN Times/Teatrika Handiko Putri Adapun untuk praktisi hukum di Indonesia, dirinya terinspirasi dengan kemampuan logika hukum yang dimiliki oleh Yusril lhza Mahendra. Logika dan komunikasi hukum yang disampaikan oleh Yusril memang enak dicerna dan memiliki retorika yang susah dibantah.
Apalagi menurut Yusril dengan belajar Hukum maka telah membuka pintu untuk menguasai ilmu politik, ekonomi, dan lainnya.
"Itulah kenapa saya tertarik untuk belajar hukum, selain itu bagi saya umur itu hanya sekadar angka-angka untuk belajar, jadi walaupun sudah kepala empat tidak kalah semangatnya dengan mahasiswa yang masih muda," ungkap Andy.
Selain itu, Andy pun mengagumi para dosen hukum di Universitas Mulia yang memiliki kualifikasi di atas rata-rata. Kebanyakan di antaranya mereka berprofesi sebagai pengacara dan konsultan hukum sehingga dari mereka bisa belajar langsung tentang teori dan praktik.
3. Melanjutkan jenjang pendidikan S2

Mantan jurnalis di Balikpapan Andy Ar Evrai J, Sabtu (18/11/2023). Foto istimewa Sementara ini, Andy mengaku bergabung di Kantor Hukum Andi Sari Damayanti Mansur (ASDM) Balikpapan untuk belajar menjadi pengacara dan praktisi hukum.
Di sisi lain, Andy berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 jurusan hukum. Niatannya ini memperoleh dukungan dari keluarga yaitu istri dan anak-anak. Agar ia ke depannya bisa menjadi pengacara profesional dan menekuni dunia hukum.
"Menyatukan antara kemampuan hukum dengan kemampuan mempublikasikan sebuah masalah dan berita," paparnya.
Salah satu paling penting adalah mengolaborasikan antara semangat, ambisi, dan cita-citanya. "Selama masih kuat untuk berbuat," pungkasnya.





















