Kopassus Hadir di Kaltim, Ribuan Prajurit Perkuat Pertahanan di IKN

- Panglima Kopassus dan Gubernur Kaltim meninjau lokasi Markas Grup 4 Kopassus di Desa Jembayan, Kutai Kartanegara, yang diawali pemantauan lahan menggunakan helikopter.
- Pembangunan markas di kawasan penyangga IKN ditujukan memperkuat pertahanan dan keamanan regional, sekaligus mendorong ekonomi lokal melalui kehadiran ribuan prajurit beserta keluarga.
- Pembangunan markas diharapkan memacu akses jalan, listrik, dan air bersih yang terintegrasi dengan permukiman warga; Pemprov Kaltim memastikan akses jalan baru segera dibangun.
Samarinda, IDN Times - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mendampingi Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Letjen TNI Djon Afriandi meninjau lokasi Markas Grup 4 Kopassus di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (18/8/2026).
Peninjauan diawali dengan melihat kondisi lahan dari udara menggunakan helikopter. Setelah itu, Pangkopassus bersama Gubernur Kaltim, Komandan Grup 4 Kopassus Brigjen TNI Suharma Zunam, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, serta rombongan menggelar diskusi di markas sementara yang saat ini ditempati personel Kopassus.
1. Strategi penguatan pertahanan nasional
Djon Afriandi mengatakan pembangunan Markas Grup 4 Kopassus di Kalimantan menjadi bagian penting dari strategi penguatan pertahanan nasional. Terlebih, markas tersebut berada di kawasan yang menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, keberadaan Markas Grup 4 Kopassus tidak hanya berfungsi memperkuat aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan pembangunan masyarakat sekitar.
“Kehadiran kami di sini dalam rangka meningkatkan keamanan regional, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kehadiran ribuan prajurit beserta anggota keluarganya,” kata Djon dikutip dari IG Pemprov Kaltim.
2. Pengembangan infrastrukur pendukung

Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Djon Afriandi ketika membuka apel komandan satuan Kopassus. (www.instagram.com/@penkopassus) Ia menambahkan, pembangunan markas juga akan mendorong pengembangan berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari akses jalan, jaringan listrik hingga ketersediaan air bersih.
Infrastruktur tersebut diharapkan dapat terintegrasi dengan permukiman masyarakat di sekitar kawasan Markas Grup 4 Kopassus.
3. Pemprov Kaltim menyambut positif Kopassus

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud memberikan keterangan kepada wartawan terkait kemungkinan penyusutan transfer ke daerah dari pusat. (IDN Times/Erik Alfian) Sementara itu, Rudy Mas’ud menyambut baik pembangunan Markas Grup 4 Kopassus di Kaltim. Menurutnya, keberadaan markas tersebut semakin memperkuat posisi Kaltim sebagai wilayah strategis nasional, terlebih dengan keberadaan IKN.
“Ini merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan negara terhadap pemerintah daerah,” ujar Rudy.
Ia memastikan pembangunan akses jalan baru akan segera dilakukan untuk mendukung konektivitas dan mobilitas di kawasan tersebut.
“Akses jalan baru akan segera dibangun untuk mendukung konektivitas dan mobilitas,” tegasnya.
















