Tiang Bendera Tumbang Diterjang Badai, Paskibraka Landak Tetap Bertugas

- Hujan deras dan angin kencang melanda upacara penurunan bendera HUT ke-81 RI di Lapangan Sri Lima, Desa Darit, Landak, pada 17 Agustus 2026.
- Karena cuaca tidak memungkinkan, panitia dan Forkopimcam meniadakan rangkaian upacara biasa; Paskibraka ditugaskan langsung menurunkan bendera.
- Angin kencang menumbangkan tiang bendera, tetapi aparat dan panitia mendirikannya kembali sehingga Paskibraka menyelesaikan penurunan Merah Putih.
Landak, IDN Times - Hujan deras dan angin kencang mewarnai upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), di Lapangan Sri Lima, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Senin (17/8/2026).
Peristiwa tersebut viral di media sosial usai tiang bendera merah putih tersebut tumbang diterjang badai.
Kapolsek Menyuke, Iptu Nyoman Astika menuturkan, meski diguyur hujan deras, pasukan Paskibraka di sana tetap menjalankan tugasnya untuk menurunkan bendera Merah Putih.
1. Cuaca tak mendukung, penurunan bendera dilakukan oleh Paskibraka

Tiang bendera tumbang diterjang badai saat hendak diturunkan. (IDN Times/istimewa). Nyoman menuturkan, upacara yang dijadwalkan berlangsung pukul 16.30 WIB itu sempat mengalami perubahan karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
“Panitia bersama Forkopimcam memutuskan penurunan bendera dilakukan langsung oleh pasukan Paskibraka tanpa rangkaian acara seperti biasanya,” ungkapnya, Selasa (18/8/2026).
2. Angin kencang terjang tiang hingga tumbang

Viral tiang bendera tumbang diterjang badai saat upacara penurunan. (IDN Times/istimewa). Namun, kata Nyoman, saat pasukan Paskibraka memasuki lapangan, tiba-tiba angin kencang menerjang. Tiang bendera tak mampu bertahan dan tumbang.
Kapolsek yang berada di tenda langsung berlari menuju lokasi untuk menyelamatkan bendera. Danramil, personel Polsek, personel Koramil, serta sejumlah panitia kemudian ikut membantu mendirikan kembali tiang bendera.
“Dalam guyuran hujan deras dan terpaan angin, pasukan Paskibraka tetap bersiaga menjalankan tugasnya,” paparnya.
3. Akhirnya bendera dapat diturunkan hingga selesai

Viral penurunan bendera diterjang badai di Landak. (IDN Times/istimewa). Setelah tiang berhasil ditegakkan kembali, ucap Nyoman, bendera Merah Putih tersebut akhirnya dapat diturunkan oleh Paskibraka hingga selesai.
Upacara penurunan bendera tersebut berlangsung sederhana tanpa susunan acara seperti biasanya. Namun, semangat Paskibraka untuk tetap menjalankan tugas di tengah cuaca ekstrem membuat prosesi penurunan Merah Putih tetap terlaksana.


















