Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Libur Nataru, Penumpang di Semayang Diprediksi Meningkat 33 Persen

Libur Nataru, Penumpang di Semayang Diprediksi Meningkat 33 Persen
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Capt Heru Susanto memberikan keterangan setelah pembukaan Posko Nataru di Pelabuhan Semayang. (Dok. KSOP Kelas I Balikpapan)
Share Article

Balikpapan, IDN Times - Jumlah penumpang yang melalui Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, untuk periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, diprediksi meningkat hingga 33 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Capt Heru Susanto mengatakan, peningkatan jumlah penumpang kapal laut ini sudah disikapi dengan menambah kapasitas terminal di Pelabuhan Semayang hingga penambahan kapasitas penumpang kapal.

“Pelabuhan Semayang sudah siap untuk melayani penumpang kapal laut pada periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,” katanya selepas memimpin Apel Kesiapan Posko Siaga Nataru di Pelabuhan Semayang, Rabu pagi (18/12/2024).

1. Puncak keberangkatan penumpang

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Capt Heru Susanto . (Dok.KSOP Kelas I Balikpapan)
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Capt Heru Susanto . (Dok.KSOP Kelas I Balikpapan)

Capt Heru menambahkan, puncak keberangkatan kapal terjadi pada Rabu (18/11/2024), di mana ada sekitar 2.000 penumpang yang bertolak menggunakan KM Bukit Siguntang menuju Parepare dan Makassar, Sulawesi Selatan.

"Hari ini ada sekitar 2.000 penumpang yang berangkat menggunakan KM Bukit Siguntang," kata dia.

Selain itu, Capt Heru juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder kepelabuhan, termasuk Lantamal, Basarnas, BMKG hingga Balai Kesehatan.

Sinergi antar instansi ini, sebut dia bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik dan mencegah terjadinya penumpukan penumpang. Dia mengatakan, BMKG telah memberikan laporan terkait kondisi cuaca, yang masih berpotensi hujan. Namun, kabar baiknya, gelombang laut diperkirakan masih dalam tahap aman untuk berlayar, yakni 1-2 meter.

Capt Heru meneruskan, KSOP Balikpapan juga mendapatkan bantuan berupa satu kapal patroli kelas satu untuk memperkuat pengawasan keamanan dan keselamatan pelayaran di kawasan Pelabuhan Semayang. Keberadaan kapal patroli ini diharapkan semakin memperkuat armada yang saat ini sudah ada.

2. Libur Nataru tak seramai mudik Lebaran

Capt Heru memimpin Apel Kesiagaan Pembukaan Posko Angkutan Nataru di Pelabuhan Semayang, Rabu (18/12/2024). (Dok. KSOP Kelas I Balikpapan)
Capt Heru memimpin Apel Kesiagaan Pembukaan Posko Angkutan Nataru di Pelabuhan Semayang, Rabu (18/12/2024). (Dok. KSOP Kelas I Balikpapan)

Capt Heru menyebut lonjakan penumpang untuk libur Nataru tak sepadat jika dibandingkan dengan mudik Lebaran. Kendati demikian, kesiapsiagaan tetap ditingkatkan.

Salah satunya adalah dengan menyiapkan Posko Nataru di kawasan Pelabuhan Semayang, dengan petugas yang berjaga sebanyak 16 personel setiap harinya, dibantu oleh kepolisian, BMKG, dan stakeholder lainnya.

Posko Nataru ini, kata dia akan beroperasi mulai Rabu (18/12/2024) hingga 8 Januari 2025 mendatang. Setelah itu, persiapan akan segera dimulai untuk menghadapi angkutan Lebaran 2025.

3. Pastikan kapal dalam kondisi siap berlayar

Apel Kesiagaan Pembukaan Posko Angkutan Nataru di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Rabu (18/12/2024). (Dok KSOP Kelas I Balikpapan)
Apel Kesiagaan Pembukaan Posko Angkutan Nataru di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Rabu (18/12/2024). (Dok KSOP Kelas I Balikpapan)

Selain menyiapkan Posko Nataru, Capt Heru juga mengaku sudah melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang akan digunakan untuk melayani penumpang selama libur Nataru kali ini. Pemeriksaan ini, sebut diauntuk memastikan bahwa seluruh kapal yang beroperasi telah memenuhi standar keselamatan.

“Uji petik atau ram check dilakukan baik di Semayang maupun di Surabaya, tergantung lokasi kapal. Sampai saat ini, kapal-kapal PELNI, seperti Labobar, Bukit Siguntang, dan Lambelu, sudah siap beroperasi,” jelas dia.

Di sisi lain, Capt Heru turut mengimbau masyarakat membeli tiket secara online untuk menghindari calo dan menciptakan pelayanan yang lebih transparan dan nyaman.
“Kami berharap dan menyarankan masyarakat membeli tiket secara online untuk menghindari calo," kata dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Anak Sering Dibandingkan? Ini Dampak Psikologis yang Bisa Terjadi

27 Jun 2026, 11:00 WIBNews