Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mal di Balikpapan Tutup Lebih Cepat pada Malam Tahun Baru

Mal di Balikpapan Tutup Lebih Cepat pada Malam Tahun Baru
Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 bersama perusahaan di Balikpapan pada 1 Juni 2020 terkait penerapan wajib tes swab COVID 19 bagi pendatang/ karyawan perusahaan yang masuk ke Balikpapan (IDN Times / Haikal)
Share Article

Balikpapan, IDN Times – Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan, seluruh pusat perbelanjaan dan mal di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, tutup lebih cepat saat malam tahun baru.

“Kami mengapresiasi kesepakatan yang dilakukan para pengelola mal melalui asosiasi mal yang sepakat akan menutup mall-nya hingga pukul 20.00 WITA di malam pergantian tahun,” ujar Rizal, Rabu (30/12/2020).

1. Pembatasan aktivitas masyarakat hingga pukul 22.00 WITA

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengumumkan kasus positif virus corona di Balikpapan meningkat jadi 12 orang pada 28 Maret 2020 (Dok. IDN Times/Istimewa)
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengumumkan kasus positif virus corona di Balikpapan meningkat jadi 12 orang pada 28 Maret 2020 (Dok. IDN Times/Istimewa)

Rizal menambahkan, selain penutupan mal pada pukul 20.00 WITA, Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Kota Balikpapan juga berharap masyarakat hanya beraktivitas hingga pukul 22.00 WITA.

“Setelah pukul 22.00 WITA malam, tidak ada lagi aktivitas warga kota Balikpapan di luar rumah, kami berharap masyarakat bisa mematuhinya demi mengurangi warga yang terkonfirmasi positif COVID-19,” jelas Rizal.

Satgas pun akan melakukan patroli pada pukul 21.20 WITA untuk mengingatkan masyarakat agar tidak lagi melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian di luar rumah.

2 Petugas akan ditempatkan di mal dan lokasi wisata

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi patroli jam malam di Balikpapan (IDN Times/Hilmansyah)
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi patroli jam malam di Balikpapan (IDN Times/Hilmansyah)

Lebih jauh Rizal menjelaskan, petugas akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan, seperti lokasi wisata dan pusat-pusat perbelanjaan modern. Pengamanan akan melibatkan Satpol PP, Kepolisian dan Kodim 0905 Balikpapan.

“Tidak hanya mal dan pusat perbelanjaan saja yang ditutup, namun juga tempat warga berkumpul seperti Lapangan Merdeka, Taman Bekapai dan Taman Tiga Generasi serta Pasar Segar," ujar Rizal.

Selain itu, tempat-tempat wisata juga akan dijaga ketat, seperti Pantai Manggar, Monpera dan Lamaru. "Untuk memastikan tidak ada pengunjung dan kerumunan,” ujar Rizal.

3. Pertimbangkan bangun RS tenda darurat

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi (IDN Times/Mela Hapsari)
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi (IDN Times/Mela Hapsari)

Sementara itu, terkait meningkatnya jumlah penderita COVID-19 di Kota Balikpapan, Rizal mengatakan, pemerintah kota akan mempertimbangkan untuk membuka rumah sakit dengan menggunakan tenda darurat.

“Kita belum ada rencana namun masih mempertimbangkan untuk membangun rumah sakit tenda darurat seperti Kabupaten Nganjuk dan Kota Tangerang Selatan," ucap Rizal.

Rizal mengatakan, ketersediaan ruang isolasi di Balikpapan sebanyak 304 ruangan. Saat ini, kata dia, sudah terpakai 250 ruangan, sehingga hanya menyisakan 39 ruangan saja.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Mela Hapsari
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Kalimantan Timur

See More

Jangan Terburu-buru Menikah, Pastikan Kalian Sudah Sepakat soal Ini

04 Jun 2026, 07:00 WIBNews