JBI Balikpapan Fajar Assifiyanto mendampingi Wali Kota Balikpapan saat press rilis di Kantor Pemerintah Kota Balikpapan IDN Times/Riani Rahayu
Terpisah, Juru Bahasa Isyarat (JBI) Balikpapan Fajar Assifiyanto mengatakan, sebagai seorang penerjemah yang saat ini ditunjuk mendampingi Pemerintah Kota dalam memberikan informasi kepada publik melalui rilis dan kegiatan lainnya, pandemik ini menjadi tantangan tersendiri untuknya.
Kelengkapan hingga keakuratan data juga harus disampaikan, agar teman tuli paham mengenai kondisi saat ini. Menurut pria yang bekerja di PT Pegadaian (Persero) Kanwil IV Balikpapan ini, semakin hari tantangan yang dirasakan sebagai JBI juga semakin bertambah, seiring dengan jumlah kasus yang terus meningkat di Kota Balikpapan.
Menurutnya saat menerjemahkan, penyebutan kode dan wilayah harus benar-benar dikuasai agar tidak salah pengartian dari teman Tuli. "Jadi itu menjadi tantangan tersendiri dimana kita harus mengingat kodenya, umurnya, dan itu semua menggunakan angka. Kalau dulu pernah kesulitan di nama-nama kota, sekarang di angka," jelasnya, usai press rilis di Kantor Pemerintah Kota Balikpapan.
Selain itu, sama halnya dengan kegelisahan kawan Tuli yang merasa masker menghambat informasi, Fajar menerangkan bahwa memang tidak dapat menerima informasi hanya sekedar gerakan tubuh saja. Mereka juga membutuhkan gerak verbal untuk memahami maksud pembicaraan.
"Makanya penerjemah ini saat rilis atau bertugas, mereka tidak pernah menggunakan masker. Karena itu tadi, isyarat selain gerakan tangan ada juga gerak bibir yang perlu dibaca, juga mimik wajah. Jadi tiga komponen itu harus ada," kata dia.
Ia bahkan sempat mendapat peringatan dari masyarakat karena tidak menggunakan masker saat bertugas. Namun, ia memahami hal ini karena memang masyarakat banyak yang belum paham mengenai JBI ini.
"Ya, tetapi setelah itu saya tetap menerapkan protokol kesehatan. Sekarang juga sudah difasilitasi dengan face shield, tetapi gak sedikit juga isyarat jadi terganggu. Biasanya di kamera itu ada muncul reflektif jadi mimik wajah tidak terlihat," tutur dia.