Samarinda, IDN Times - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Kalimantan Timur terus mendorong upaya pelestarian alat musik tradisional Sampe khas suku Dayak sebagai bagian penting dari identitas budaya dan kekayaan bangsa Indonesia.
Kepala BPK Kalimantan Timur, Lestari, menegaskan pelestarian Sampe tidak cukup dilakukan dengan menyimpannya sebagai koleksi museum, tetapi harus dibarengi dengan upaya menjaga keberlangsungan ekosistem budaya yang hidup di tengah masyarakat.
"Pelestarian Sampe tidak cukup hanya dengan memasukkannya ke dalam etalase museum. Yang lebih penting adalah memastikan ekosistem budayanya tetap hidup dan berkembang di masyarakat," kata Lestari dilaporkan Antara di Samarinda, Senin (1/6/2026).
