Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pria Samarinda Datangi Damkar karena Kemaluan Tersangkut Bearing Motor

Pria Samarinda Datangi Damkar karena Kemaluan Tersangkut Bearing Motor
illustrasi bearing (vecteezy.com/Ковальов Сергій)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko 5 Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, dibuat terkejut setelah menerima laporan tak biasa dari seorang pria berinisial R (30). Bukan meminta bantuan kebakaran atau evakuasi hewan, pria tersebut justru datang karena alat kelaminnya tersangkut bearing motor hingga mengalami pembengkakan parah.

Personel Damkar Posko 5 Regu 1 Samarinda Seberang, Novan, mengatakan korban datang sendiri ke posko dalam kondisi menahan sakit. Meski masih bisa berjalan, gerak korban terlihat tertatih akibat pembengkakan yang sudah cukup serius.

“Awalnya dia datang sendiri ke posko. Dia malu-malu, tapi langsung bilang minta tolong melepas bearing yang tersangkut di kemaluannya,” ujar Novan, Sabtu (23/5/2026).

1. Kondisi korban dianggap sudah cukup parah

Korban saat dievakuasi ke rumah sakit di Samarinda, Sabtu (24/5/2026).
Korban saat dievakuasi ke rumah sakit di Samarinda, Sabtu (24/5/2026). Foto istimewa

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengecekan, kondisi korban dinilai cukup parah karena terjadi pembengkakan besar disertai perubahan warna pada alat kelamin menjadi kemerahan.

“Saat diperiksa, kulit bagian dalam sudah mulai terkupas dan menempel di bagian bearing. Jadi kondisinya memang sudah serius,” katanya.

Novan menjelaskan, benda yang digunakan korban bukan bearing utuh, melainkan rumah bearing roda motor berukuran sekitar ibu jari tangan. Meski barang bekas, kondisi bearing disebut masih bersih dan mengilap.

Petugas sempat mencoba melakukan penanganan awal di posko. Namun karena kondisi korban semakin parah, Damkar akhirnya berkoordinasi dengan Rumah Sakit Hermina Samarinda untuk penanganan medis lebih lanjut.

“Setelah diperiksa dokter spesialis, korban harus menjalani operasi karena ada pembuluh darah yang perlu ditangani akibat pembengkakan yang sudah sangat parah,” jelasnya.

2. Keisengan yang berujung masalah serius

Korban saat dievakuasi ke rumah sakit di Samarinda, Sabtu (24/5/2026).
Korban saat dievakuasi ke rumah sakit di Samarinda, Sabtu (24/5/2026). Foto istimewa

Dari pengakuan korban, bearing tersebut dipasang hanya karena iseng. Namun setelah tersangkut, korban tidak segera mencari pertolongan medis maupun memberitahu keluarganya selama lebih dari 10 hari.

“Kalau dilihat dari pembengkakannya, kemungkinan sudah lebih dari 10 hari. Dia juga tidak cerita ke keluarganya. Saat kami hubungi, pihak keluarga juga kaget,” ungkap Novan.

Petugas juga sempat mempertanyakan alasan korban melakukan hal tersebut mengingat usianya sudah dewasa. Namun korban hanya mengaku coba-coba tanpa memikirkan risikonya.

“Dia bilang hanya iseng. Kami juga heran karena usianya sudah 30 tahun,” ujarnya.

3. Korban idap riwayat kejiwaan

Korban dibawa ke Rumah Sakit Hermina Samarinda, Sabtu (23/5/2026).
Korban dibawa ke Rumah Sakit Hermina Samarinda, Sabtu (23/5/2026). Foto istimewa

Selain mengalami pembengkakan, korban disebut mulai kesulitan buang air kecil akibat rasa sakit yang terus dirasakan.

“Dia sebenarnya berusaha menahan sakit, tapi saat diperiksa beberapa kali mengeluh kesakitan,” tambahnya.

Belakangan, pihak keluarga mengungkap korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Meski sehari-hari masih dapat bekerja dan berkomunikasi normal, keluarga menyebut kondisi korban terkadang kambuh sewaktu-waktu.

“Keluarganya bilang memang ada riwayat gangguan kejiwa

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Viral! Warga Tuduh PT NPR Garap Lahan Tanpa Ganti Rugi di Barito Utara

24 Mei 2026, 00:00 WIBNews