Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Musim Penghujan Tiba tetapi Level Air di Waduk Balikpapan Belum Normal

Musim Penghujan Tiba tetapi Level Air di Waduk Balikpapan Belum Normal
Perumda Tirta Manuntung Balikpapan menginformasikan hujan sudah mengguyur Balikpapan tetapi kondisi kuantitas air waduk belum normal, Senin (15/1/2024). (IDN Times/Hilmansyah)
Share Article

Balikpapan, IDN Times - Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menginformasikan bahwa intensitas hujan yang turun mengguyur Kota Balikpapan dan sekitarnya mulai meningkatkan volume air baku di Waduk Manggar, Balikpapan Utara, dan Waduk Teritib, Balikpapan Timur.

Meskipun demikian, tingkat air baku waduk yang terisi masih berada di bawah normal, sehingga distribusi air bersih masih belum maksimal.

"Dalam kondisi saat ini, level air baku di Waduk Manggar tercatat 8,61 meter, sedangkan normalnya adalah 10,30 meter. Begitu juga dengan Waduk Teritip, yang memiliki tingkat 2,25 meter dari normal 4 meter," kata Direktur Utama PTMB Yudhi Saharuddin, pada Senin (15/1/2024).

1. Kapasitas turun hingga 50 persen

Jumpa pers Perumda Tirta Manuntung Balikpapan tentang kondisi kuantitas air waduk belum normal, Senin (15/1/2024). (IDN Times/Hilmansyah)
Jumpa pers Perumda Tirta Manuntung Balikpapan tentang kondisi kuantitas air waduk belum normal, Senin (15/1/2024). (IDN Times/Hilmansyah)

Sejak krisis air baku pada Oktober 2023 lalu, kapasitas produksi air baku PTMB mengalami penurunan hingga 50 persen. "Sejak krisis air, kapasitas kita turun hingga 50 persen," jelasnya.

Untuk mengatasi krisis air bersih ini, PTMB bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Samarinda terus melakukan koordinasi untuk menentukan pola pengambilan air dari waduk.

"Kami berharap upaya pemulihan kapasitas produksi dapat mencapai 100 persen dalam waktu dekat ini," ungkapnya.

2. Ajukan izin penambahan pengambilan air baku

Perumda Tirta Manuntung Balikpapan menginformasikan hujan sudah mengguyur Balikpapan tetapi kondisi kuantitas air waduk belum normal, Senin (15/1/2024). (IDN Times/Hilmansyah)
Perumda Tirta Manuntung Balikpapan menginformasikan hujan sudah mengguyur Balikpapan tetapi kondisi kuantitas air waduk belum normal, Senin (15/1/2024). (IDN Times/Hilmansyah)

Yudhi juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengajukan izin penambahan pengambilan air waduk. Dari semula 2 hari 100 persen dan 1 hari 50 persen menjadi pola produksi 4 hari 100 persen dan 1 hari 50 persen, sebagai solusi cepat bagi kebutuhan air.

"Jadi, jika air baku dapat diproduksi selama 4 hari 100 persen dan 1 hari 50 persen, setidaknya itu dapat membantu memenuhi kebutuhan air warga," ungkapnya.

3. PTMB optimalkan sumur yang ada

Waduk Teritip yang berlokasi di Balikpapan Timur. (IDN Times/Fatmawati)
Waduk Teritip yang berlokasi di Balikpapan Timur. (IDN Times/Fatmawati)

Selain mengoptimalkan sumur-sumur sebagai sumber air tambahan, PTMB juga terus melakukan penggiliran distribusi dan pengantaran pemesanan air melalui mobil tangki.

"PTMB berkomitmen untuk menjaga ketersediaan air bersih di Balikpapan dan mengajak warga untuk berkolaborasi, hemat air, serta berbagi kepada sesama," tutupnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

6 Cara Sederhana Melatih Kemampuan Komunikasi agar Lebih Percaya Diri

30 Mei 2026, 14:00 WIBNews