Samarinda, IDN Times - Pasar Ramadan di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (4/5) sore, tetap ramai oleh penjual dan pengunjung meski wilayah tersebut tengah berstatus darurat virus corona (COVID-19).
Keramaian itu sebenarnya dikhawatirkan oleh pedagang takjil di tempat itu. Nurul, salah satu pedagang makanan ringan mengatakan, dalam kondisi pandemik COVID-19, dirinya merasa waswas saat melayani pembeli.
"Ya takut juga. Waswas mas, karena kita enggak tahu yang datang ke sini siapa saja dan dari mana," ungkap perempuan 20 tahun itu.
Terlebih, lanjutnya, ketika ia menerima lembaran uang dari para pembeli yang bisa saja menjadi media penyebaran virus.
"Tapi ya mau gimana lagi, namanya bantu mama cari tambahan (uang)," terangnya.
