Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov Kaltim Klaim Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Sentra Perikanan
ilustrasi perikanan Indonesia (asiamedia.lmu.edu)

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam mewujudkan swasembada pangan di Bumi Etam. Salah satu upaya yang didorong adalah pengembangan sektor perikanan, termasuk pemanfaatan lahan eks tambang batu bara.

Komitmen tersebut menguat setelah adanya aspirasi dari Kelompok Pembudidaya Ikan di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, yang mengusulkan dukungan pengembangan perikanan di lahan bekas tambang.

1. Wagub Kaltim siap memberikan dukungan

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyambut positif usulan tersebut saat menerima perwakilan kelompok pembudidaya ikan di Ruang Rapat Wagub Kaltim, Kamis (9/4/2026). Ia menegaskan, Pemprov Kaltim siap memberikan dukungan dengan tetap berkoordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Program swasembada pangan saat ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Artinya, sektor pertanian dan perikanan masih menjadi kewenangan pusat. Karena itu, kita akan melakukan koordinasi agar Pemprov Kaltim dapat turut mendukung program tersebut,” ujar Seno Aji dalam akun IG Pemprov Kaltim.

2. Program prioritas nasional sektor perikanan

ilustrasi industri perikanan (pixabay.com/Elena Bergamini)

Menurutnya, dukungan terhadap pembudidaya ikan penting untuk mendorong peran aktif masyarakat dalam menyukseskan program prioritas nasional, khususnya di sektor perikanan.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kaltim akan segera berkomunikasi dengan Kementerian Pertanian serta Kementerian Kelautan dan Perikanan guna menyelaraskan program pengembangan yang diusulkan.

3. Aspirasi akan disampaikan kepada pemerintah pusat

Ilustrasi kapal nelayan dan aktivitas perikanan tangkap yang menjadi potensi ekspor utama Cilacap (unsplash.com/Natalia Gonzalez)

Pemprov Kaltim siap menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat agar membantu kelompok tani dan pembudidaya ikan. Harapannya, percepatan swasembada pangan di sektor perikanan maupun pertanian bisa terwujud di Kaltim.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah perwakilan kelompok pembudidaya ikan, di antaranya Lajarus Eko, Safri, Misroji, Sabran, Adhar, Niti Sriwahyuni, dan Rahman Maulana.

Editorial Team