Pemkot Samarinda Siapkan Rp2,1 Miliar, 8 Ruang Kelas Segera Dibangun

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengalokasikan anggaran Rp2,1 miliar untuk memperbaiki pembangunan SMP Negeri 2 yang terdampak kebakaran pada 1 April 2026. Delapan ruang kelas yang hangus terbakar akan segera dibangun kembali guna memastikan kegiatan belajar mengajar kembali normal.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut proses perencanaan masih dalam tahap pembahasan intensif bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta instansi terkait.
“Anggaran sekitar Rp2,1 miliar sudah diajukan. Namun, kami tetap mendorong efisiensi pada beberapa komponen,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (9/4/2026).
1. Pembangunan bangunan kelas SMPN 2 Samarinda

Menurutnya, potensi penghematan masih terbuka, terutama pada aspek elektrikal dan arsitektural. Efisiensi diperkirakan bisa mencapai 5 hingga 10 persen dari total anggaran yang disiapkan.
Meski demikian, Andi menegaskan penghematan tidak akan menyentuh struktur utama bangunan. Ia memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi tetap menjadi prioritas utama.
“Struktur tidak boleh dikurangi karena menyangkut keselamatan. Namun untuk cat, plafon, atap, hingga keramik masih bisa disesuaikan dengan pilihan yang lebih ekonomis,” jelasnya.
2. Efisiensi pembangunan SMPN 2 Samarinda

Ia juga menyoroti penggunaan dak beton pada lantai bangunan. Menurutnya, metode tersebut tidak diperlukan untuk ruang kelas dengan beban relatif ringan karena justru dapat menambah beban struktur.
3. Kualitas bangunan menjadi prioritas

Seluruh perencanaan, lanjut Andi, tetap mengacu pada standar akuntansi dan spesifikasi teknis pembangunan infrastruktur pendidikan, sehingga kualitas bangunan tetap terjamin.
“Secara umum anggaran sudah efisien, tetapi masih ada ruang untuk menekan biaya dengan material yang lebih sederhana tanpa mengurangi standar,” pungkasnya.


















