Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Positif COVID-19, Satu Warga Penajam Meninggal Dunia

Positif COVID-19, Satu Warga Penajam Meninggal Dunia
Ilustrasi mobil jenazah (IDN Times/Lia Hutasoit)
Share Article

Penajam, IDN Times - Satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang merupakan warga Kecamatan Penajam, dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

"Pasien positif yang dirawat di ruang isolasi Tulip RSUD RAPB PPU, hari ini sekira pukul 02.00 Wita, menghembuskan nafas terakhirnya," ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten PPU, dr Jansje Grace Makisurat kepada IDN Times Kamis (25/3/2021) di Penajam.

1. Pasien positif meninggal dunia berkode PPU 973

default-image.png
Default Image IDN

Dibeberkannya, pasien positif meninggal dunia hari ini berkode PPU 973 seorang laki-laki berusia 62 tahun, masuk RSUD PPU pada 11 Maret 2021 dengan beberapa gejala.

"Pada saat masuk ke RSUD PPU, pasien ini masih berstatus suspek dengan gejala penyakit atau mengeluhkan sesak nafas, badan lemas, nyeri dada, pilek disertai batuk selama dua hari. Dari hasil pemeriksaan COVID-19 positif, namun setelah kurang lebih satu minggu dirawat akhirnya pasien meninggal dunia," ungkapnya.

2. Proses pemakaman dilakukan dengan protokol COVID-19

Ilustrasi petugas pemakaman jenazah pasien Covid-19 di pemakaman terpadu Nenang, PPU (IDN Times/Ervan)
Ilustrasi petugas pemakaman jenazah pasien Covid-19 di pemakaman terpadu Nenang, PPU (IDN Times/Ervan)

Pasien positif meninggal ini, lanjutnya karena dinyatakan positif maka proses pemakamannya dilakukan dengan protokol COVID-19. Keluarga pasien juga menyetujui dilakukan pemakaman sesuai dengan aturan yang berlaku bagi positif COVID-19.

"Proses pemakaman terhadap jasad pasien positif berkode PPU 973 ini dilakukan dengan protokol COVID-19. Penguburan terhadap positif itu dilaksanakan di Pemakaman Terpadu Nenang pada pukul 06.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita," sebutnya.

3. Total keseluruhan kasus positif meninggal di PPU hingga kini capai 43 orang

ilustrasi ruang isolasi (ANTARA FOTO/REUTERS/Marko Djurica)
ilustrasi ruang isolasi (ANTARA FOTO/REUTERS/Marko Djurica)

Ia menjelaskan, dengan bertambahnya satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dinyatakan meninggal dunia hari ini, maka total keseluruhan kasus positif meninggal di PPU hingga kini capai 43 orang. Dimana sebelumnya mereka telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Rata-rata pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal tersebut, memiliki penyakit penyerta atau komorbid sehingga harus menjalani penanganan medis secara optimal, meskipun akhirnya mereka menghembuskan nafas," imbuhnya.

Untuk diketahui, tambahnya, selain bertambah satu positif meninggal dunia, hari ini juga ada tambahan sembilan kasus terkonfirmasi COVID-19 dan 11 kasus pasien positif dinyatakan selesai isolasi serta 10 kasus tambahan suspek COVID-19.

4. Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 baru hari ini berkode PPU 1.009 hingga PPU 1.017

ilustrasi infeksi virus corona COVID-19 (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi infeksi virus corona COVID-19 (IDN Times/Mardya Shakti)

"Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 baru hari ini berkode PPU 1.009 hingga PPU 1.017. Sehingga kini jumlah keseluruhan kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 PPU per hari ini sebanyak 1.017 kasus," tutur Grace.

Sementara itu, tambahnya, dirincikan ada 44 kasus pasien yang hingga kini masih berstatus positif, lalu ada 43 positif meninggal dunia.

"Dari total keseluruhan kasus tersebut, terdapat 930 kasus diantaranya merupakan pasien selesai isolasi atau dinyatakan sembuh," kata Grace.

Ia melanjutkan, "Dari 44 kasus pasien yang berstatus positif, sebanyak 30 pasien melaksanakan isolasi mandiri dan 14 orang pasien jalani perawatan medis di rumah sakit," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ervan Masbanjar
EditorErvan Masbanjar

Latest News Kalimantan Timur

See More

Jebakan Tiket Pesawat Murah, Korban Rugi Ratusan Juta dan Pelaku Ditahan

10 Jun 2026, 19:20 WIBNews