PT Berau Coal Bangun Jembatan Usaha Tani di Kampung Pegat Bukur

Berau, IDN Times - PT Berau Coal meresmikan jembatan jalan usaha tani di Kampung Pegat Bukur, Kabupaten Berau, Kamis (6/2/2026). Berbatengan dengan peresmian Gedung Sekretariat Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Pegat Bukur.
Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said mengapresiasi kontribusi PT Berau Coal yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kampung. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat sepenuhnya ditopang oleh pemerintah, sehingga keterlibatan dunia usaha memiliki peran strategis.
“Hadirnya perusahaan ini memberi kontribusi besar bagi perkembangan Kabupaten Berau. Terima kasih kepada PT Berau Coal atas dukungan yang diberikan,” ujarnya dalam keterangan tertulis Berau Coal.
Ia menambahkan, kontribusi perusahaan tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap program yang dijalankan dapat berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang.
1. Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Berau

Kepala Kampung Pegat Bukur Suharyadi Kusuma menyampaikan bahwa pembangunan jembatan usaha tani melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Infrastruktur tersebut mempermudah akses menuju kawasan pertanian, perkebunan, hingga rencana pengembangan permukiman baru.
“Akses kini lebih mudah. Lahan yang sebelumnya kurang produktif bisa dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Community Base Development Manager PT Berau Coal Reza Hermawan menjelaskan bahwa pembangunan jembatan usaha tani merupakan bagian dari program unggulan perusahaan yang dilaksanakan bersama masyarakat. Program ini difokuskan untuk mendukung kelompok tani hortikultura dan pengembangan kakao.
2. Keterbatasan akses jalan di Berau

Menurutnya, selama ini aktivitas pertanian di Kampung Pegat Bukur terkendala keterbatasan akses jalan yang layak dilalui kendaraan, sehingga proses pengangkutan hasil kebun belum maksimal.
“Pembangunan jalan usaha tani, jembatan, dan gorong-gorong diharapkan menjadi solusi agar aktivitas produksi dan distribusi hasil pertanian berjalan lebih aman dan lancar,” katanya.
Peresmian infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya memperkuat akses pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kampung, khususnya di sektor perkebunan dan hortikultura yang menjadi mata pencaharian utama warga.
3. Mendukung program terintegrasi di Berau

Selain pembangunan infrastruktur, PT Berau Coal juga menjalankan berbagai program pendukung terintegrasi, antara lain sekolah lapang bagi 16 petani, pembangunan kebun kakao seluas delapan hektare, serta pengembangan kemitraan kompos bersama BUMK Batu Bual.
Perusahaan turut mendukung pengembangan agrowisata melalui pembangunan toilet dan gazebo, pengelolaan lingkungan dengan bantuan motor sampah, serta program penanganan stunting bagi 16 anak.
Seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen PT Berau Coal dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, dan mendorong peningkatan kualitas hidup warga Kampung Pegat Bukur secara berkelanjutan.


















