Ribuan Siswa di Samarinda Terima MBG, Polisi Lakukan Pengawalan Ketat

Samarinda, IDN Times - Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengawal ketat proses distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Samarinda untuk ribuan penerima manfaat.
Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam mengatakan pengawalan dilakukan guna memastikan pendistribusian MBG berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Kami memastikan pendistribusian MBG berlangsung aman, lancar, dan tepat sasaran. Program ini sangat bermanfaat untuk pemenuhan gizi anak-anak dan masyarakat,” ujar Aksarudin dilaporkan Antara di Samarinda, Rabu (21/1/2026).
1. Pengawalan distribusi MBG

Menurutnya, pengamanan distribusi dimulai sejak pukul 08.00 Wita di sejumlah dapur layanan gizi yang tersebar di Kecamatan Sungai Pinang dan sekitarnya. Pengawalan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban selama proses penyaluran.
Program MBG menyasar ribuan penerima manfaat, mulai dari peserta didik jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah kejuruan (SMK), tenaga pendidik, serta kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.
2. Distribusi logistik pangan MBG

Distribusi logistik pangan dilakukan secara serentak dari sejumlah SPPG, di antaranya SPPG Samarinda Utara, SPPG Sungai Pinang, SPPG Damanhuri, dan SPPG Sempaja Selatan. Penyaluran tersebut menjangkau puluhan lembaga pendidikan di Kota Samarinda.
Aksarudin menambahkan, pihak kepolisian mengerahkan personel secara maksimal, termasuk melibatkan Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan untuk melakukan pendampingan melekat sejak proses persiapan hingga pendistribusian selesai.
3. Pengawasan distribusi MBG kepada pihak penerima

Pengawasan intensif dilakukan guna memastikan seluruh paket makanan tersalurkan kepada penerima yang berhak tanpa hambatan teknis maupun gangguan keamanan di lapangan.
“Kehadiran aparat keamanan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang layak,” katanya.


















