Sekadau Diguncang Gempa 4,8 Magnitudo, Warga Rasakan Getaran Kuat

Pontianak, IDN Times - Gempa dengan kekuatan 4.8 magnitudo mengguncang Kabupaten Sekadau, Kalimatan Barat (Kalbar), pada Jumat (23/1/2026).
Wiayah Sekadau diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki parameter Update dengan magnitudo 4.8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.10° LU dan 111.78° BT.
“Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 89 km Timur Sekadau-Kalbar pada kedalaman 10 km,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid.
1. Gempa juga dirasakan di Sintang dan Melwi

Rasmid menuturkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Adang.
“Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Sintang, Melawi, dan Sekadau dengan intensitas III-IV MMI Getaran dirasakan kuat oleh banyak orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Terasa seakan ada truk berlalu,” paparnya.
Hingga saat ini belum terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan.
2. Belum ada aktivitas gempa susulan

Hingga pukul 15:15 WIB, Rasmid mengatakan, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
“Kepada masyarakat di wilayah Sekadau dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tuturnya.
3. BMKG imbau warga waspada

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada. Warga diminta menjauhi bangunan yang retak atau berpotensi roboh serta memeriksa kondisi rumah sebelum kembali beraktivitas di dalamnya.
“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi,” jelasnya.
BMKG kembali mengingatkan, wilayah Kalimantan Barat memiliki sejumlah sesar aktif sehingga potensi gempa bumi tetap perlu diwaspadai, meski jarang menimbulkan kerusakan besar.


















