Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sering Like Foto Cewek Lain? Ini Alasan Pacarmu Bisa Langsung Cemburu
ilustrasi cemburu(pexels.com/veraarsic)

Media sosial kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam sebuah hubungan. Namun, aktivitas yang terlihat sederhana, seperti memberikan tanda suka (like) pada foto orang lain, terkadang bisa memicu kesalahpahaman dengan pasangan.

Bagi sebagian orang, like hanyalah bentuk apresiasi biasa. Namun, bagi sebagian perempuan, tindakan tersebut bisa memunculkan rasa tidak nyaman, cemburu, hingga mempertanyakan perhatian pasangannya. Hal ini bukan semata-mata soal tombol "like", tetapi tentang bagaimana seseorang memaknai perhatian dan penghargaan dalam sebuah hubungan.

Lantas, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

1 . Insecure

ilustrasi cemburu(pexels.com/rodnaeproductions)

Sebagian perempuan cenderung membandingkan dirinya dengan orang lain, terutama ketika melihat pasangannya memberikan perhatian kepada perempuan lain di media sosial.

Saat pasangan sering memberikan like atau komentar pada unggahan perempuan lain, hal itu bisa ditafsirkan sebagai bentuk ketertarikan. Akibatnya, rasa percaya diri bisa menurun dan muncul pikiran bahwa dirinya tidak lagi menjadi yang paling menarik di mata pasangan.

Yang bisa dilakukan:

  • Berikan apresiasi dan pujian kepada pasangan.

  • Hindari menunjukkan ketertarikan yang berlebihan kepada orang lain di media sosial.

2. Takut bukan jadi prioritas

ilustrasi cemburu(pexels.com/veraarsic)

Dalam hubungan, setiap orang ingin merasa dihargai dan diprioritaskan. Ketika perhatian pasangan terlihat lebih banyak tertuju kepada orang lain, meski hanya di media sosial, sebagian orang dapat merasa diabaikan.

Perasaan tersebut bisa berkembang menjadi kekhawatiran bahwa hubungan mulai berubah atau perhatian pasangan mulai berkurang.

Yang bisa dilakukan:

  • Tunjukkan bahwa pasangan tetap menjadi prioritas.

  • Hindari membandingkan pasangan dengan orang lain.

3. Ingin menjadi satu-satunya

ilustrasi cemburu(pexels.com/keiraburton)

Perhatian merupakan salah satu bentuk kasih sayang yang sederhana, tetapi bermakna. Ketika pasangan lebih sering menghabiskan waktu memperhatikan unggahan orang lain dibanding berinteraksi dengan pasangannya, rasa kecewa bisa muncul.

Bukan karena cemburu semata, melainkan karena muncul kesan bahwa perhatian yang diharapkan justru diberikan kepada orang lain.

Yang bisa dilakukan:

  • Luangkan waktu untuk memberi perhatian kepada pasangan.

  • Berikan pujian atau ungkapan sayang secara tulus, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

4. Takut kekasihnya tergoda

ilustrasi cemburu(pexels.com/yankrukau)

Media sosial sering kali membuat batas interaksi menjadi lebih luas. Karena itu, sebagian orang merasa khawatir ketika pasangannya tampak aktif memperhatikan akun lawan jenis.

Meskipun belum tentu berarti ada ketertarikan, perilaku tersebut bisa memicu rasa tidak aman jika tidak dibarengi dengan komunikasi yang baik.

Yang sebaiknya dihindari:

  • Terlalu sering membuka atau mengomentari unggahan orang lain saat sedang bersama pasangan.

  • Memberikan perhatian yang berlebihan kepada orang lain hingga membuat pasangan merasa diabaikan.

Kuncinya Ada pada Komunikasi dan Saling Menghargai

Pada akhirnya, setiap pasangan memiliki batas kenyamanan yang berbeda-beda. Ada yang menganggap like di media sosial bukan masalah, tetapi ada pula yang merasa hal tersebut cukup mengganggu.

Karena itu, komunikasi menjadi kunci utama. Jika pasangan merasa tidak nyaman dengan suatu kebiasaan di media sosial, cobalah untuk mendengarkan alasannya dan mencari jalan tengah yang disepakati bersama.

Hubungan yang sehat bukan berarti tidak pernah muncul rasa cemburu. Yang terpenting adalah bagaimana kedua belah pihak saling menghargai, menjaga kepercayaan, dan memahami perasaan masing-masing. Dengan sikap tersebut, hal-hal kecil di media sosial tidak perlu berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

5. Saling menghargai

ilustrasi cemburu(pexels.com/rodnaeproductions)

Pada akhirnya, setiap pasangan memiliki batas kenyamanan yang berbeda-beda. Ada yang menganggap like di media sosial bukan masalah, tetapi ada pula yang merasa hal tersebut cukup mengganggu.

Karena itu, komunikasi menjadi kunci utama. Jika pasangan merasa tidak nyaman dengan suatu kebiasaan di media sosial, cobalah untuk mendengarkan alasannya dan mencari jalan tengah yang disepakati bersama.

Hubungan yang sehat bukan berarti tidak pernah muncul rasa cemburu. Yang terpenting adalah bagaimana kedua belah pihak saling menghargai, menjaga kepercayaan, dan memahami perasaan masing-masing. Dengan sikap tersebut, hal-hal kecil di media sosial tidak perlu berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article