Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sering Makan Sambil Berdiri? Hati-Hati, 5 Dampak Ini Bisa Mengintai
ilustrasi makan berdiri (freepik.com/user1452)
  • Kebiasaan makan sambil berdiri sering dipicu kesibukan, tetapi dapat mengganggu kenyamanan waktu makan, pola konsumsi, dan proses pencernaan bila dilakukan terus-menerus.
  • Posisi berdiri cenderung membuat orang makan serta mengunyah terlalu cepat, mengabaikan sinyal kenyang, memicu begah atau kembung, dan meningkatkan risiko tersedak.
  • Makan sambil duduk membantu tubuh lebih rileks, mengurangi kelelahan, serta memungkinkan perhatian pada rasa, tekstur, dan jumlah makanan yang dikonsumsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makan bukan sekadar aktivitas untuk menghilangkan rasa lapar. Cara menikmati makanan dan memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna juga penting untuk diperhatikan.

Namun, di tengah kesibukan sehari-hari, makan sambil berdiri masih menjadi kebiasaan bagi sebagian orang. Alasan utamanya beragam, mulai dari terburu-buru, tidak memiliki cukup waktu hingga sekadar sudah terbiasa.

Meski terlihat sepele, kebiasaan makan sambil berdiri sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus. Selain membuat waktu makan menjadi kurang nyaman, kebiasaan ini juga dapat memengaruhi pola makan dan proses pencernaan.

Dilansir dari Healthline, berikut lima alasan mengapa kamu sebaiknya membiasakan diri makan sambil duduk.

1. Makan terlalu cepat

ilustrasi orang sakit perut (unsplash.com/Sasun Bughdaryan)

Saat makan sambil berdiri, seseorang cenderung lebih terburu-buru dan kurang memperhatikan proses mengunyah makanan.

Makanan yang dikunyah terlalu cepat dapat membuat proses pencernaan terasa kurang nyaman. Dalam kondisi tertentu, seseorang juga bisa mengalami rasa begah atau kembung setelah makan.

Karena itu, luangkan waktu untuk duduk dan mengunyah makanan dengan baik agar proses makan menjadi lebih nyaman.

2. Menyebabkan nafsu makan tidak terkontrol

Pria kekeyangan(Sumber : pexles.com/Tanya Nikolic)

Ketika makan sambil berdiri atau melakukan aktivitas lain, perhatian biasanya tidak sepenuhnya tertuju pada makanan.

Kondisi ini dapat membuat seseorang makan lebih cepat dan kurang menyadari jumlah makanan yang sudah dikonsumsi. Akibatnya, sinyal kenyang dari tubuh bisa terabaikan.

Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan makan tanpa kesadaran penuh dapat membuat asupan makanan sulit dikontrol dan berpotensi berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.

3. Membuat mudah tersedak

Wanita Asia yang menderita karena tersedak pada makanan atau tersedak saat makan dapat digunakan untuk disfagia (Istockphoto.com)

Makan dalam kondisi terburu-buru membuat seseorang cenderung tidak mengunyah makanan dengan sempurna. Risiko tersedak pun bisa meningkat, terutama ketika mengonsumsi makanan bertekstur keras, kering, atau berukuran besar.

Karena itu, penting untuk makan dengan tenang, mengunyah makanan hingga cukup halus, dan tidak terburu-buru saat menelan.

4. Membuat tubuh cepat lelah

ilustrasi kecewa, lelah (vecteezy.com/Benis Arapovic)

Saat makan sambil berdiri, kaki dan otot tubuh harus terus bekerja untuk menopang posisi tubuh.

Jika dilakukan dalam waktu cukup lama, kondisi tersebut dapat membuat tubuh terasa lebih lelah, terutama pada orang yang memang sudah mengalami pegal atau nyeri pada kaki dan punggung.

Duduk sejenak saat makan dapat membantu tubuh lebih rileks sekaligus membuat waktu makan terasa lebih nyaman.

5. Tidak merasa nyaman

Penderita GERD sering merasakan tidak nyaman setelah makan. (Unsplash)

Makan seharusnya tidak hanya menjadi aktivitas untuk mengisi perut. Waktu makan juga bisa menjadi kesempatan untuk beristirahat sejenak dari kesibukan.

Ketika makan sambil berdiri, berjalan, atau melakukan aktivitas lain, perhatian mudah teralihkan. Akibatnya, kamu mungkin tidak benar-benar menikmati rasa, aroma, dan tekstur makanan.

Sebaliknya, makan sambil duduk dan fokus pada makanan dapat membantu membangun kebiasaan makan yang lebih sadar. Kamu pun lebih mudah memperhatikan apa dan berapa banyak makanan yang dikonsumsi.

Cara makan ternyata tidak kalah penting dari jenis makanan yang dikonsumsi. Membiasakan diri makan sambil duduk dapat membuat waktu makan lebih tenang dan membantu kamu lebih sadar terhadap makanan yang masuk ke tubuh.

Jadi, sesibuk apa pun aktivitasmu, cobalah luangkan beberapa menit untuk duduk dan menikmati makanan. Tidak perlu terburu-buru. Dengan begitu, makan bukan hanya soal kenyang, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan hidup yang lebih sehat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article