Andi Muhammad Ishak, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim (IDN Times/Yuda Almerio)
Puluhan kasus positif baru ini menyebar di empat daerah. Terbanyak kembali berasal dari Balikpapan dengan 33 kasus positif baru. Sebanyak 16 di antaranya kasus asimtomatis hasil pemeriksaan massal Dinas Kesehatan Balikpapan. Seluruhnya menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 15 lainnya, merupakan kasus dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Tersebar di RS Restu Ibu, RSUD Beriman, RS Siloam, dan RSUD Kanudjoso Djtiwibowo. Selanjutnya dari Kutai Kartanegara (Kukar) terdapat 12 kasus. Dua orang bergejala ISPA, dirawat di RSUD Dayaku Raja dan RS Dirgahayu Samarinda. Sisanya kasus asimtomatis.
Delapan hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Kukar, dua lainnya riwayat kontak kasus positif sebelumnya dan melakukan isolasi mandiri. Beralih ke Samarinda ada delapan kasus. Enam orang hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Samarinda kasus tanpa gejala, melakukan isolasi mandiri. Satu orang bergejala ISPA dirawat di RS SMC. Sedangkan satu kasus, SMD 406, wanita 47 tahun, pasien dengan gejala ISPA, dirawat di RSUD AW Sjahranie. Meninggal dunia pada 5 Agustus 2020, terkonfirmasi COVID-19 tujuh hari kemudian. Pemulasaran dan pemakaman dilakukan sesuai protokol COVID-19.
“Terakhir dari Berau 2 kasus, keduanya bergejala ISPA. Hasil pemeriksaan mandiri perusahaan. Dirawat di RSUD Abdul Rivai Berau,” urainya.