Pontianak, IDN Times - Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang remaja diduga melakukan kekerasan terhadap ibunya sendiri. Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar).
Peristiwa itu disebut-sebut dipicu karena remaja tersebut tidak puas dengan hasil foto yang diambil sang ibu, remaja tersebut tampak menendang sang ibu.
Video yang beredar luas itu memicu kemarahan publik. Banyak warganet mengecam tindakan remaja tersebut karena dinilai tidak menghormati orang tua, terlebih sosok ibu yang telah melahirkan dan membesarkannya.
Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Humanity Women Children Indonesia (HWCI) Kalimantan Barat, Eka Nurhayati Ishak menegaskan bahwa dugaan kekerasan terhadap ibu tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Menurut Eka, apabila benar seorang ibu hanya berusaha memenuhi permintaan anaknya untuk mengambil foto, lalu mendapatkan perlakuan kasar karena hasil foto dianggap tidak sesuai harapan, maka peristiwa itu sangat memprihatinkan dan menjadi pelajaran bagi semua pihak.
“Foto yang jelek bisa dihapus dan diulang berkali-kali. Tetapi luka fisik maupun luka batin seorang ibu akibat perlakuan anaknya sendiri belum tentu bisa hilang,” ungkap Eka, Senin (10/8/2026).
