Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Wali Kota Samarinda soal Kolam Renang: Pakai Dana Pribadi Saya

Wali Kota Samarinda soal Kolam Renang: Pakai Dana Pribadi Saya
Andi Harun, Wali Kota Samarinda (Dok.IDN Times/Istimewa)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Wali Kota Samarinda Andi Harun berencana menggunakan dana pribadinya untuk membangun kolam renang di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda yang berada di Jalan S Parman.

Hal itu ia sampaikan usai mengadakan pertemuan dengan koalisi jurnalis di Samarinda kemarin, Selasa (14/6/2022).

Selain itu dirinya mengatakan, bahwa pembangunan kolam renang menggunakan dana pribadinya itu untuk menghentikan polemik soal pemberitaan fasilitas yang masuk dalam rancangan bangunan pendukung rumah jabatan. 

“Kalau ini polemik, saya akan pakai uang pribadi saya, mungkin ini hikmahnya, walaupun itu rumah jabatan ya hikmahnya saya diberi kesempatan berpartisipasi,” ujarnya, saat ditemui tim IDN Times.

1. Kolam renang bukan bangunan utama

Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda (IDN Times/Riani Rahayu)
Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda (IDN Times/Riani Rahayu)

Kepada awak media, Andi Harun menuturkan jika pembangunan kolam renang dan sauna yang digembor-gemborkan dengan dana fantastis, itu tidak benar. Dia memaparkan jika dana pembangunan dua wahana itu bahkan memakan dana sekitar Rp1 miliar. 

“Itu menandakan bahwa itu bukanlah bangunan utama,” ucapnya.

Bahkan, kata dia, dana itu kolam renang yang bangun pun hanya pelengkap atau ornamen kecil pendukung rumah jabatan. 

“Pilihannya hanya ada dua ‘kan, antara mau pakai rumput hijau, gazebo, atau kolam, sekalipun pakai gazebo dan rumput anggarannya tidak jauh berbeda, karena kolamnya mini,” lanjutnya.

Dirinya pun turut menjelaskan hal serupa mengenai tempat gym dan sauna. Yang mana dua tempat itu pun tak lebih besar dari bayangan, yakni dengan luas sekitar 2x3 saja.

2. Kobra sering masuk ke rumah jabatan

ilustrasi ular kobra (unsplash.com/@gabography)
ilustrasi ular kobra (unsplash.com/@gabography)

Lebih jauh, orang nomor satu di Kota Tepian itu menyebut, alasan adanya pendirian bangunan dan fasilitas pendukung sebab di belakang rumah jabatan yang ditempatinya selama lima tahun ke depan itu terdapat lapangan luas tak terawat,

Akibatnya sering kali rumah jabatan dimasuki hewan seperti ular kobra dan monyet.

“Selama saya tinggal kurang lebih empat kali ular kobra masuk, itu kan bahaya, sehingga saya bilang ke Kadis PUPR pada saat itu untuk dilakukan rehabilitasi, lakukan perencanaan,” paparnya. 

Di satu sisi, rumah jabatan tersebut tak memiliki ruang rapat. Sehingga ketika ingin melakukan rapat pertemuan di hari libur, dirinya harus pergi ke Balai Kota. Dan itu dianggap merepotkan.

3. Pembangunan lainnya yang dicanangkan

instagram.com/101rumahimpian.id
instagram.com/101rumahimpian.id

Selain item tadi, ada beberapa item lainnya yang juga masuk dalam perencanaan pembangunan bangunan pendukung rumah jabatan Wali Kota Samarinda. 

Yakni, rumah ajudan, pendopo, guest house,  ruang genset, groundtank, dan turap. 

Yang mana juga ada beberapa item lain yang disebut Andi Harun, yaitu rumah sopir dan rumah imam masjid atau rumah kaum.

Dengan total pembiayaan keseluruhan sebesar Rp10,6 miliar.

Share Article
Topics
Editorial Team
Riani Rahayu
Sri Gunawan Wibisono
Riani Rahayu
EditorRiani Rahayu

Latest News Kalimantan Timur

See More

Rahasia Kamar Kos Tetap Rapi, Cukup Punya 9 Barang Ini

28 Mei 2026, 03:00 WIBNews