Akhirnya RSUD Sepaku Penajam Paser Utara Mulai Terima Pasien 

Berharap dukungan pemerintah pusat

Penajam, IDN Times - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Kecamatan Sepaku di Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat, Senin (10/1/2022). 

RS Pratama PPU ini sudah diresmikan penggunaannya pada 6 Agustus 2021 silam. 

“Kemarin kami sudah membuka pelayanan dan hari ini sudah ada pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Sepaku tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan dr Jansje Grace Makisurat kepada IDN Times, Selasa (11/12/2022).

Ia menjelaskan, tertundanya pelayanan RSUD Pratama Sepaku disebabkan belum lengkapnya  beberapa fasilitas dan syarat perizinan. Termasuk  belum adanya  pejabat pelaksana tugas direktur RSUD ini.

1. Buka pelayanan IGD dan rawat inap untuk masyarakat

Akhirnya RSUD Sepaku Penajam Paser Utara Mulai Terima Pasien Ilustrasi IGD. IDN Times/Besse Fadhilah

Adapun pelayanan kesehatan yang diberikan, lanjutnya, yakni bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di instalasi gawat farurat (IGD) dan rawat inap. Di mana para pasien itu mendapatkan pelayanan dari tenaga kesehatan yang profesional.

“Sekarang masyarakat sudah bisa mendapatkan pelayanan di IGD dan rawat inap, sedangkan untuk rawat jalan kami masih menunggu kerja sama dengan beberapa dokter spesialis,” tuturnya.

Baca Juga: Hujan Deras, Tiga Wilayah di Kawasan IKN PPU Terendam Banjir

2. Meskipun sudah layani masyarakat tetapi masih banyak kendala dihadapi

Akhirnya RSUD Sepaku Penajam Paser Utara Mulai Terima Pasien Plt. Sekda PPU, Muliadi didampingi sejumlah pejabat usai membuka tirai nama RSUD Sepaku lalu (IDN Times/Ervan)

Diakuinya, meskipun sudah beroperasi layani masyarakat, tetapi masih banyak kendala yang dihadapi. Seperti terbatasnya ruang rawat inap sehingga tidak maksimal saat menghadapi banyaknya pasien dirawat. 

 Termasuk alokasi anggaran dari APBD tahun 2022 ini.

“Kami masih terkendala ruang rawat inap karena terbatas, termasuk anggaran di mana di APBD PPU tahun ini, kami telah usulkan anggaran sebesar Rp2 miliar tetapi yang disetujui Rp1,4 miliar. Harapannya pada anggaran perubahan ada tambahan alokasi dana dari APBD,” sebutnya.

Selain tambahan di anggaran perubahan, Grace mengharapkan, RSUD Sepaku itu juga mendapatkan tambahan pendapatan dari pasien umum dan kerja sama dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan sosial (BPJS) sebagai penyelenggara jaminan kesehatan nasional bagi seluruh rakyat Indonesia segera terlaksanakan.

3. Target kerja sama dengan BPJS Juni 2022 untuk pendapatan RSUD Sepaku

Akhirnya RSUD Sepaku Penajam Paser Utara Mulai Terima Pasien Ilustrasi kantor BPJS Kesehatan. ANTARA FOTO/Makna Zaezar

“Target kita penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan pada Juni 2022 depan sehingga ada RSUD Sepaku memiliki pendapatan dari BPJS serta pendapatan dari pasien umum,” ungkapnya.

Dikatakannya, saat ini pelayanan rawat inap hanya menyediakan sebanyak 50 tempat tidur saja dan sekarang pihaknya sedang memodifikasi ruang yang ada guna menambah tempat tidur bagi pasien rawat inap itu.        

“Kami sedang membangun ruang tunggu dan modifikasi ruangan yang ada untuk menambah tempat tidur bagi pasien rawat inap. harapannya ada tambahan nanti,” tuturnya.

4. RSUD Sepaku disiapkan untuk penuhi kebutuhan kesehatan di IKN

Akhirnya RSUD Sepaku Penajam Paser Utara Mulai Terima Pasien dr. Jansje Grace Makisurat (IDN Times/ Istimewa)

Untuk diketahui, terangnya, keberadaan RSUD Pratama Sepaku disiapkan untuk melayani kebutuhan kesehatan di kawasan ibu kota negara (IKN). Karena letaknya tepat berada di Desa Sukaraja Kecamatan Sepaku PPU.   

“Oleh karena itu, saat ini kami sedang mempersiapkan RSUD tersebut dan saat ini kami berupaya menggenjot kegiatan pelayanan di sana mulai dengan tipe D dulu. Setelah running kita pastikan akan kita tingkatkan dengan menambah fasilitas lain,” kata Grace.

Diakuinya, pada pertengahan tahun 2021 kemarin pihaknya telah meminta dukungan berupa usulan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) RI. 

Ia berharap agar mendapatkan respons positif.

“Usulan tersebut menambah ruang rawat inap plus isinya. Tetapi saya belum mengetahuinya apakah sudah turun bantuan itu atau saya saja yang tidak mengetahui,” pungkasnya.

Baca Juga: BNN akan Bangun BLK Khusus untuk Mantan Pengguna Narkoba di PPU 

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya