Pemprov Kaltim Tetap Konsisten dalam Menjaga Lingkungan

Komitmen daerah di masa mendatang menjaga lingkungan

Samarinda, IDN Times - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengatakan, pihaknya sudah melakukan perbaikan lingkungan, terutama penurunan emisi gas rumah kaca maupun emisi karbon, bahkan di Asia Tenggara. Benua Etam yang pertama kali mendapatkan kompensasi dari Bank Dunia untuk lima tahun ke depan.

"Itu adalah sebuah bukti, bahwa Provinsi Kaltim tetap konsisten dan berkomitmen dalam menjaga dan melaksanakan rangkaian perbaikan lingkungan," kata Isran Noor dalam akun Instagram Pemprov Kaltim. 

1. Menurunkan laju kerusakan hutan

Mantan Bupati Kutai Timur itu mengatakan, program pengurangan emisi karbon bertujuan menurunkan laju kerusakan hutan dan penurunan kualitas hutan di seluruh wilayah Kaltim.

"Diharapkan semua pihak, pemerintah, swasta maupun komunitas lainnya harus bersama-sama untuk bisa mewujudkan sebuah lingkungan yang baik, sehingga ekosistem sosial akan baik. Kalau lingkungan baik, maka kondisi masyarakat dan sosialnya juga akan baik," tegasnya.

Baca Juga: Pandemik COVID-19 di Kaltim Fluktuatif, Virus Masih Berbahaya

2. Pihak swasta didorong meningkatkan ketaatan dan inovasi lingkungan

Pemprov Kaltim Tetap Konsisten dalam Menjaga LingkunganIlustrasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Isran Noor menambahkan pemerintah provinsi melalui Dinas Lingkungan Hidup terus berupaya mendorong perusahaan untuk meningkatkan ketaatan dan melakukan inovasi dalam pengelolaan lingkungan melalui publikasi kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.

"Melalui proper yang dilaksanakan setiap tahun menjadi indikator bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. Bukan hanya terfokus pada pencapaian profit, namun dunia usaha harus memperhatikan lingkungan sekitarnya, baik lingkungan fisik, non fisik, maupun lingkungan sosial," pesannya. 

3. Kondisi hutan di Kaltim

Pemprov Kaltim Tetap Konsisten dalam Menjaga LingkunganIlustrasi hutan (IDN Times/Sunariyah)

Seperti diketahui, Kaltim memang memiliki sejumlah kawasan hutan di jumlah daerah, di antaranya Kutai Barat, Kutai Timur, Berau, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu. Hutan di daerah ini masuk kategori hutan primer yang bisa menjadi andalan dalam isu perubahan iklim. 

Tetapi memang persoalan pembalakan hutan menjadi ancaman deforestasi hutan-hutan di Kaltim. Termasuk pula aktivitas pertambangan liar turut menjadi permasalahan kelestarian hutan di Kaltim.

Baca Juga: Pemprov Kaltim Buka Dapur Umum untuk Korban Banjir di Kutai Timur

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya