Nyaris Juara Liga 1, Fabio Lefundes Justru Tinggalkan Borneo FC

Samarinda, IDN Times - Borneo FC Samarinda menghadapi perubahan besar menjelang bergulirnya musim 2026/27. Klub berjuluk Pesut Etam itu resmi berpisah dengan pelatih kepala Fabio Lefundes setelah kedua belah pihak sepakat tidak melanjutkan kerja sama untuk musim depan.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan. Pasalnya, pelatih asal Brasil itu baru menjalani satu musim bersama Borneo FC, namun mampu membawa tim tampil impresif dan bersaing hingga akhir dalam perebutan gelar juara Liga 1.
Akun Ileague.id menyebutkan, berakhirnya kerja sama dengan Fabio Lefundes dilatarbelakangi alasan pribadi sang pelatih. Klub pun memilih menghormati keputusan tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama menangani tim.
Tak hanya Fabio, dua asistennya, Joao Pedro dan Vinicius Alves, juga dipastikan mengakhiri kebersamaan dengan klub asal Kalimantan Timur tersebut.
1. Prestasi Pelatih Fabio Lefundes

Fabio Lefundes ditunjuk sebagai pelatih kepala Borneo FC pada awal musim 2025/26 untuk menggantikan Joaquin Gomez. Saat itu, kehadirannya sempat menuai keraguan dari sebagian suporter. Namun, ia berhasil membungkam keraguan tersebut melalui performa konsisten yang ditunjukkan tim sepanjang musim.
Di bawah arahannya, Borneo FC tampil sebagai salah satu kekuatan utama di kompetisi. Pesut Etam menutup musim di posisi kedua klasemen akhir dengan koleksi 79 poin, jumlah yang sama dengan Persib Bandung.
2. Persaingan ketat antara Borneo FC dan Persib Bandung

Meski memiliki poin identik, Borneo FC harus puas menjadi runner-up karena kalah dalam perhitungan head-to-head dari Persib yang akhirnya keluar sebagai juara Liga 1.
Persaingan ketat hingga pekan terakhir membuat Borneo FC menjadi salah satu tim paling disegani sepanjang musim. Capaian tersebut sekaligus menjadi pencapaian terbaik Fabio Lefundes selama menukangi klub.
3. Fabio Lefundes berpamitan di akun Instagram

Usai pengumuman resmi perpisahan, Fabio Lefundes menyampaikan pesan perpisahan melalui akun Instagram pribadinya. Pelatih berusia 53 tahun itu mengaku bersyukur atas dukungan yang diterimanya selama berada di Samarinda.
"Kepada masyarakat Samarinda dan seluruh suporter Borneo FC, saya mengucapkan rasa terima kasih yang tulus atas sambutan hangat, kasih sayang, dan dukungan di setiap momen sepanjang musim ini. Kalian sangat berarti dalam perjalanan kami," tulis Fabio.
"Saya pergi dengan rasa bangga atas semua yang telah kami bangun dan dengan keyakinan bahwa kami telah memberikan yang terbaik setiap hari. Borneo FC akan selalu ada di hati saya. Terima kasih banyak!" pungkasnya.













