Teatrikal Terbentuknya Kota Pontianak Meriahkan Hari Jadi ke-253

Pontianak, IDN Times - Ada yang istimewa dalam perayaan Hari Jadi ke-253 Pontianak tahun ini. Keraton Kadariah menghadirkan teatrikal sejarah berdirinya Kota Pontianak di atas kapal dalam Karnaval Air yang digelar untuk memeriahkan acara tersebut.
Teatrikal tersebut mengisahkan perjalanan Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie hingga mendirikan Pontianak.
Dengan judul "Parade Agung Pontianak Story," penampilan ini menghidupkan kembali sejarah awal berdirinya Pontianak, lengkap dengan adegan perlawanan Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie dan pasukannya melawan lanun atau perompak di atas kapal. Pertunjukan ini sukses memukau para penonton yang hadir menyaksikan langsung di Sungai Kapuas.
1. Ceritakan terbentuknya Kota Pontianak

Selain teatrikal, tiga kapal wisata yang dihiasi lampu warna-warni turut memeriahkan acara. Kapal-kapal tersebut mengangkut tamu undangan dan kerabat Istana Kadariah, berlayar mengitari Sungai Kapuas sebagai bagian dari karnaval.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyatakan, Karnaval Air tahun ini berbeda karena dilaksanakan pada malam hari, memberikan kesan yang lebih menarik dan unik. Menurutnya, momentum ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata sejarah.
“Harapan saya, ini bisa menjadi agenda tahunan yang dipromosikan secara luas, baik di tingkat lokal maupun internasional, agar lebih banyak orang tertarik berkunjung ke Pontianak,” ujar Ani, Senin (28/10/2024).
2. Jadikan objek wisata sungai yang menarik

Ani juga berharap karnaval ini bisa terus diperbesar dengan melibatkan lebih banyak kapal dan menarik lebih banyak pengunjung. Menurutnya, Karnaval Air merupakan potensi wisata sungai yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Pontianak jika dikemas dengan optimal.
“Selain memberikan wawasan tentang sejarah Pontianak, ini juga merupakan pengalaman berwisata yang unik di Sungai Kapuas,” tambahnya.
Ani menekankan pentingnya pengembangan wisata di sepanjang Sungai Kapuas yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Pontianak. Ia percaya bahwa Karnaval Air memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
“Jika terus dikembangkan, karnaval ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan mengenalkan budaya serta keindahan Pontianak ke dunia luar,” jelasnya.
3. Sungai Kapuas jadi simbol sumber penghidupan warga bantaran

Ia menambahkan bahwa Sungai Kapuas bukan hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga simbol penting bagi masyarakat di sepanjang sungai, karena merupakan sumber penghidupan dan jalur transportasi utama.
“Semoga Karnaval Air ini bisa menjadi ikon wisata yang memperkuat citra Sungai Kapuas sebagai destinasi unggulan di Kalimantan Barat,” pungkas Ani.



















