Pelajar di Pontianak tewas saat pawai obor, diduga dikeroyok. (IDN Times/Teri).
Tak lama setelah acara dimulai, Velia mendapat kabar bahwa putranya dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Tanjungpura sekitar pukul 22.30 WIB. Menurut keterangan teman-temannya, Iqbal dipukul dengan obor bambu dari belakang, mengenai kepalanya, lalu dikeroyok oleh sejumlah peserta lain.
"Teman-temannya datang ke rumah bilang Iqbal masuk rumah sakit, kena pukul," kata Velia.
Setibanya di rumah sakit, Velia mendapati putranya dalam kondisi kritis dan koma. Iqbal sempat dirujuk ke rumah sakit lain untuk menjalani operasi, tetapi nyawanya tak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhir setelah mengalami luka parah akibat pengeroyokan.
Jenazah Iqbal telah dimakamkan di pemakaman umum kawasan Jalan Kom Yos Soedarso, Pontianak, pada Sabtu (1/3/2025).