Banjarmasin, IDN Times - Masyarakat Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel) sedang waspada dalam penanganan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya. Hingga bulan Juni lalu, pemerintah daerah melaporkan sebanyak 2 kasus korban tewas dan 65 kasus penyakit DBD terjadi di Banjarmasin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin M Ramadhan mengatakan, Kelurahan Andai menjadi episentrum kasus DBD di mana jumlahnya mencapai 10 kasus. Jumlahnya tertinggi terjadi di Banjarmasin seperti dilaporkan pada Senin 3 Juli 2023.
Kelurahan Sungai Andai jadi perhatian atas tingginya kasus demam berdarah di sana.
