Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dinkes Banjarmasin Sebut Kasus Kanker Payudara Cukup Tinggi

Dinkes Banjarmasin Sebut Kasus Kanker Payudara Cukup Tinggi
Pemeriksaan kesehatan oleh Dinkes Kota Banjarmasin. (Dok. Istimewa)
Share Article

Banjarmasin, IDN Times - Penderita Kanker payudara di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) cukup memprihatinkan. Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin catat, hingga September 2024 ini sudah ada 51 orang yang menderita kanker payudara.

Penderita kanker payudara terbilang terbanyak di kota seribu sungai ini jika dibandingkan dengan kanker yang lain. Diketahui bahwa jumlah kanker serviks sebanyak 16 kasus, kanker paru 13 kasus, kanker kandung kemih 7 kasus, kanker tiroid 6 kasus dan kanker prostat 3 kasus.

1. Deteksi dini cegah kanker

Cegah dini kanker payudara
Cegah dini kanker payudara

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kota Banjarmasin, drg. Emma Ariesnawati, menyampaikan data penderita kanker di Banjarmasin itu hasil dari skrining dan laporan dari berbagai puskesmas di kota ini.

Pihaknya juga terus melakukan upaya deteksi dini kanker termasuk kanker payudara. Karena memang penanggulangan kanker mengutamakan aspek promotif dan preventif di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Deteksi dini kanker payudara dilakukan dengan teknik Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS). Hingga sekarang terus kita jalankan,” ucapnya.

2. Ciri kanker payudara adanya benjolan

Ciri kanker payudara adanya benjolan di sekitar payudara.
Ciri kanker payudara adanya benjolan di sekitar payudara.

Menurut Emma, ada ciri yang menonjol adanya kanker payudara itu yakni seperti adanya benjolan disekitar payudara. Ia berharap warga segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai dengan BPJS kepesertaan.

Hal itu bertujuan untuk pemeriksaan Kesehatan lebih lanjut seperti pemeriksaan USG Mammography bagi pasien benjolan payudara. Dengan demikian, deteksi dini dapat dilakukan.

“Kita imbau jika ditemui ciri ada benjolan di payudara, harap segera memeriksakan. Kemudian warga juga diharapkan mau melakukan pemeriksaan secara berkala,” ucapnya.

3. Harus cek kesehatan secara rutin

Dr Siti Wasilah
Dr Siti Wasilah

Sementara itu, Ketua YKI Kota Banjarmasin, Dr Siti Wasilah menyampaikan, bahwa pihaknya prihatinan masih banyaknya penderita kanker. Banjarmasin merupakan daerah di Kalsel yang angka penderita kankernya tertinggi. Penderita kanker yang paling banyak diderita adalah kanker usus, kemudian kanker serviks (leher rahim) kemudian kanker payudara.

Oleh sebab itu, ia mengajak semua masyarakat agar tidak malas memeriksakan kesehatan apalagi jika sudah ada yang terindikasi pengidap kanker.

Kata Wasilah, penyakit mematikan seperti kanker itu mudah diobati sampai sembuh. Tapi harus terdeteksi lebih dini, jangan menunggu sampai parah. Memulai cek kesehatan secara rutin, jangan merokok, rajin olahraga, istirahat yang cukup dan kelola stres.

Ia menyayangkan, kasus kematian kanker itu terjadi karena lambatnya masyarakat memeriksa kesehatan sehingga tidak terdeteksi kanker.

“Kebanyakan penderita kanker baru berobat sudah dalam keadaan parah. Sebenarnya kanker mudah diobati. Kiat mencegah kanker yang ampuh adalah cek kesehatan secara rutin,” ucapnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Hamdani
Linggauni -
EditorLinggauni -
Hamdani
EditorHamdani

Latest News Kalimantan Timur

See More

Jangan Nego sebelum Tahu Ini! 5 Cara Bisa Mengubah Hasil Kesepakatanmu

27 Jun 2026, 19:00 WIBNews